Alumni Darunnajah Tidak kuliah, Apa Kata Dunia?

Rangkaian Perjalanan menempuh study dibumi Pesantren Darunnajah Cipining selama tiga tahun tak terasa sudah berada diujung gerbang. Beberapa lama lagi Alumni Angkatan ke-17 ini akan segera  meninggalkan Pondok tercinta. Dalam kesempatan Orientasi Kemasyarakatan dan Perguruan Tinggi yang dilaksanakan dua hari (07-08/05/2010) Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc memberikan Nasehat ‘Terakhir’-nya kepada Alumni yang menamakan Advance ini.

Pimpinan Pesantren yang akrab dipanggil Pak Kyai ini menyampaikan bahwa ada empat pilihan yangdapat diambil sebagai langkah lanjut untuk meraih cita dan harapan masa depan. Diantaranya adalah ;

  1. Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi
  2. Mengambil Kursus Keahlian
  3. Masuk ke Instansi dan Lembaga lain dalam rangka mencari Pengalaman dan Ilmu tambahan
  4. Masuk ke dunia Kerja

Dari ke 4 Opsi diatas, yang direkomendir oleh Mudirul Ma’had adalah point nomor pertama, yakni Kuliah. Pondok Pesanten Darunnajah Cipining banyak sekali menerima tawaran kuliah gratis, baik dari Luar Negeri juga di Dalam Negeri. Alumni-alumni Darunnajah Cipining juga sudah banyak yang Melanjutkan Kuliah ke Luar Negeri. “Yang geratis saja banyak apalagi yang berbayar, alumni Darunnajah tidak Kuliah, Apa Kata Dunia?” Jargon Pak Kyai.

Beberapa Perguruan Tinggi Luar Negeri yang menawarkan Beasiswa kepada Pesantren Darunnajah Cipining adalah;

  1. Beasiswa ke Al-Azhar, Kairo, Mesir. Tanggal 17-20 Mei 2010 adalah test Pendaftaran . disana sudah ada Alumni Darunnajah Cipining seperti Nur akhyari, Diana, Fadhilah, Shynta, dll. Sebelumnya juga sudah banyak yang berhasil dan kembali mengabdi ke Masyarakat.
  2. Tawaran Pendidikan Gratis yang kedua datang dari Negeri Syiria, Muftinya sendiri telah berkunjung ke Darunnajah Pusat, menawarkan dan menginginkan agar Mahasiswa Indonesia khususnya Alumni Darunnajah untuk belajar di  Universitas Islam Internasional yang dimilikinya. dalam hal ini Pak Kyai menyarankan kepada yudhi Alumni tahun ini yang juga sudah hafal 30 Juz Al-Qur’an untuk bisa mengambil kesempatan ini.
  3. Selanjutnya dari Yaman, Jika Ada yang berminat agar segera mempersiapkan diri. Dari Darunnajah Cipining juga sudah ada Alumni yang sudah menimba Ilmu dari sana dan sekarang mendirikan Pesantren di daerah puncak Bogor, yang bernama Ridwan. Ada juga dari Jakarta Timur, sekarang sudah kembali ke Masyarakat
  4. Masih banyak Peluang-peluang lain belajar Gratis diluar Negeri, seperti di Sudan, Aljaziar, dan Lybia. Tinggal pilih yang mana, tentu harus dipersiapkan segala sesuatunya.

Jika diluar Negeri banyak Yang menawarkan Beasiswa, Perguruan Tinggi didalam Negeri juga demikian, diantaranya adalah;

  1. Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA),Juga  menawarkan Pendidikan Gratis
  2. Tahun lalu Pesantren Darunnajah Cipining mendapatkan Tawaran Pendidikan Gratis untuk 10 orang di salah satu Perguruan Tinggi di Surabaya, namun tidak terpenuhi karena guru-guru mayoritas sudah memiliki Jadwal mengajar yang padat
  3. Di Ciseeng Parung Bogor, ada Pesantren Nurul Iman. Pimpinannya langsung pernah menawarkan juga kuliah gratis, hanya mahasiswa harus tinggal di Pesantren / Asrama, untuk mempermudah proses perkuliahan.

Jika yang Gratis saja demikian banyak peluang, demikian juga yang berbayar. Alumni Darunnajah Cipining bisa diterima  dimana saja. Namun yang perlu diperhatikan, sebelum memilih Perguruan Tinggi hendaknya memperhatikan beberapa hal.

  1. Jangan Tergesa-gesa memilih Perguruan Tinggi, carilah informasi terlebih dahulu. Kalau perlu belajarlah dahulu selama setahun pada lembaga atau Instansi sambil mencari pengalaman lain dan Informasi mengenai Perkuliahan yang sesuai
  2. Selagi ada Peluang untuk brlajar, jangan dulu bekerja. Karena dengan mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi lagi, akan meningkatkan derajat pekerjaan yang akan kita dapatkan.
  3. Perguruan Tinggi yang diambil, hendaknya sesuai dengan Tujuan Cita-cita.

Tiada Hari tanpa Menuntut Ilmu. Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Gantunglah cita-cita setinggi bintang di langit. Betapa banyak slogan dan pepatah bijak yang menganjurkan kita untuk tetap bersungguh-sungguh menggapai Ilmu dan Cita-cita. Lebih dahsyat lagi, Allah SWT telah memerintahkan kita;

فَلَوْلاَ نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَآئِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوْا فِيْ الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوْا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ

“Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama?” (QS. At-Taubah:122)

[WARDAN/Kang DR]