Kini sudah memasuki pekan ketiga Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menjadi mandub Syekh Ahmad ‘Isham Abdul Jayyid At Tamadiy selaku Mab’uts Al Azhar Mesir.

Syekh Ahmad Tamadiy telah berada di pesantren ini sejak Jum’at malam, 8 September 2017.
Kegiatan yang dilakukan terbilang cukup padat, antara lain: masuk kelas dalam pelajaran Tahsin Qira’ah dan Bahasa Arab, Tahsin Qira’ah di masjid-masjid, memebrikan motivasi kepada pengurus Organisasi Santri, menghadiri Samenan Madrasah Diniyah, mengisi Peringatan Tahun Baru Hijrah hingga berkolaborasi dalam Majlis Ilmi khusus guru berkeluarga pada Kamis pagi bakda Shubuh.
Takhassush beliau memang dalam Ilmu Qira’at Al Qur’an maka berbagi Tahsin Qira’ah dijadwalkan untuk asatidz Tahfidh, uatadzat Tahfidh, santriwan tahfidh, santriwati tahfidh, santriwan non tahfidh, santriwati non tahfidh dan para mahasiswa/i STAIDA.
Mengingat bahwa Syekh Ahmad Tamadiy datang ke Indonesia bersama istrinya yang baru saja dinikahi menjelang berangkat ke Indonesia, maka pada pekan lalu mereka telah diberikan kesempatan ‘honey moon’ di villa Darunnajah di kawasan Cipanas yang dekat dengan beberapa objek wisata.
Tugas lain yang juga dilakukan oleh Hafidh Al Qur’an 30 juz ini adalah menulis kosa kata untuk beberapa mata pelajaran dalam bahasa Arab seperti Khulashoh Nurul Yaqin dan sebagainya.
Kamis pagi tadi Syekh Ahmad Tamadiy telah berkolaborasi dalam mengisi Majlis Ilmi bersama ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom yang telah dikenalnya via media sosial sebelum datang ke Indonesia. Dalam kesempatan yang dihadiri Pimpinan Pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc dan para guru senior tersebut, mereka berdua membahas Mutiara Hikmah Dalam Sejarah Hijrah yang disampaikan dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Dewan guru tampak antusias, ustadz Ahmad Rosikhin Wasyraf juga menyampaikan pertanyaan yang dijawab oleh Syekh dengan lugas dan jelas.

Semoga keberadaan Syekh AhmadTamadiy akan menjadi stimilus, pemacu dan pemicu dalam peningkatan dan pengembangan kualitas Qira’ah Al Qur’an, Bahasa Arab dan Tsaqofah Islamiyah. Semoga!. (Wardan/mr. mim)