WhatsApp Image 2025 10 29 At 13.16.34 1 WhatsApp Image 2025 10 29 At 13.16.34 1

”Aku Cinta Ka’bah: Serunya Manasik Haji Bersama Teman-Teman TK”

Pada hari Sabtu , 06 September 2025, TK Islam Darunnajah 1 kembali menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji Cilik di Pondok Pesantren Darunnajah Pusat, Kota Jakarta Selatan Ullu Jami Pesanggrahan. Kegiatan Manasik Haji Cilik tahun ini diikuti oleh 49 Taman Kanak-Kanak yang berada di , dengan total peserta mencapai 1.073 anak. Antusiasme para peserta terlihat sejak pagi hari, saat mereka datang mengenakan pakaian ihram putih dan mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.
Kegiatan berskala besar ini menjadi bukti nyata semangat lembaga pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai ibadah dan kecintaan kepada Allah SWT sejak usia dini.

Manasik Haji tahun ini menjadi momen yang sangat istimewa, karena merupakan pertama kalinya kegiatan ini kembali dibuka untuk umum setelah sempat tertunda cukup lama akibat pandemi COVID-19. Setelah lebih dari dua tahun kegiatan serupa tidak dapat dilaksanakan secara langsung, akhirnya anak-anak dapat kembali merasakan pengalaman belajar ibadah haji secara nyata dengan tetap mengedepankan nilai-nilai edukatif dan spiritual.

Acara Manasik Haji Cilik TK Islam Darunnajah 1 Secara resmi dibuka oleh Ketua Yayasan Darunnajah, Bapak H. Bustomi Ibrohim, M.Ag., Ph.D.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar kegiatan manasik ini dapat menjadi sarana pembelajaran spiritual yang menyenangkan bagi anak-anak sejak usia dini.
Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk meneladani nilai-nilai ketaatan, kesabaran, dan kebersamaan yang terdapat dalam ibadah haji.

Apa Itu Manasik Haji?

Manasik Haji adalah kegiatan latihan atau simulasi pelaksanaan ibadah haji, yang bertujuan agar para peserta termasuk anak-anak memahami urutan, tata cara, dan makna dari ibadah haji sebelum melaksanakannya secara nyata di Tanah Suci Makkah. Bagi anak-anak TK, manasik haji menjadi pembelajaran agama yang menyenangkan, di mana mereka belajar sambil bermain dan meniru kegiatan para jamaah haji dengan cara sederhana dan sesuai usia mereka.

Rukun Haji

Rukun haji adalah bagian-bagian penting yang wajib dilakukan dalam ibadah haji. Jika salah satu rukun tidak dilakukan, maka hajinya tidak sah.

1️⃣ Memakai Pakaian Ihram dan Berniat

Sebelum mulai, anak-anak memakai pakaian putih seperti jamaah haji.
Anak laki-laki memakai dua kain putih tanpa jahitan, dan anak perempuan memakai baju putih panjang yang sopan.
Lalu kita niat dalam hati untuk beribadah kepada Allah dan mengucapkan:
“Labbaik Allahumma Labbaik…” (Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah).


2️⃣ Tawaf (Mengelilingi Ka’bah)

Anak-anak berjalan mengelilingi Ka’bah mini sebanyak 7 kali.
Mulainya dari Hajar Aswad (batu hitam), lalu berjalan pelan-pelan sambil berzikir atau membaca doa pendek.
Tawaf artinya kita mendekatkan diri kepada Allah dan menunjukkan bahwa kita mencintai-Nya.


3️⃣ Sa’i (Berjalan antara Shafa dan Marwah)

Setelah tawaf, anak-anak berjalan bolak-balik sebanyak 7 kali antara dua bukit kecil, yaitu Shafa dan Marwah.
Kita meniru Ibu Hajar, yang berlari mencari air untuk Nabi Ismail.
Kegiatan ini mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah dan selalu berdoa kepada Allah.


4️⃣ Wukuf di Padang Arafah

Anak-anak berdiri di “Padang Arafah mini” sambil berdoa dan memohon ampun kepada Allah.
Wukuf ini adalah puncak ibadah haji, tempat kita berdiam diri, berzikir, dan bersyukur atas semua nikmat.


5️⃣ Mabit (Bermalam di Muzdalifah dan Mina)

Setelah wukuf, anak-anak bisa beristirahat sejenak di tenda kecil (sebagai simbol bermalam).
Ini melatih anak-anak untuk sabar, tertib, dan mandiri seperti jamaah haji sungguhan.


6️⃣ Melontar Jumrah

Selanjutnya, anak-anak akan melempar tiga batu kecil ke tiang yang sudah disiapkan.
Ini meniru Nabi Ibrahim yang melempar setan agar tidak menggoda.
Maknanya, anak-anak diajarkan untuk berani menolak godaan dan selalu taat kepada Allah.


7️⃣ Tahallul (Mencukur Rambut)

Setelah semua selesai, anak-anak berpura-pura mencukur sedikit rambut (biasanya hanya pura-pura saja).
Ini tanda bahwa ibadah hajinya sudah selesai dan anak-anak sudah kembali suci dari kesalahan.


8️⃣ Tawaf Wada’ (Perpisahan dengan Ka’bah)

Sebelum pulang, anak-anak mengelilingi Ka’bah sekali lagi sambil mengucap syukur.
Tawaf ini disebut tawaf wada’, artinya tawaf perpisahan.
Kita berdoa agar suatu hari nanti bisa benar-benar ke Makkah bersama orang tua tercinta.


Penutupan Acara Manasik Haji TK Islam Darunnajah 1 2025

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta manasik haji cilik berkumpul bersama di area utama untuk mengikuti acara penutupan yang penuh keceriaan dan makna.
Suasana menjadi haru dan bahagia ketika para guru memberikan air zam-zam simbolis kepada setiap anak. Air zam-zam ini melambangkan kesucian, keberkahan, dan kenangan indah setelah melaksanakan ibadah haji kecil mereka.

Selain itu, masing-masing anak juga menerima sertifikat Manasik Haji Cilik 2025 sebagai tanda penghargaan atas semangat dan partisipasi mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Anak-anak tampak begitu gembira dan bangga sambil menunjukkan sertifikat dan botol kecil berisi air zam-zam kepada orang tua mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat menanamkan nilai-nilai ibadah, kesabaran, dan rasa cinta kepada Allah SWT sejak usia dini.
Semoga kegiatan manasik haji ini menjadi pengalaman berharga dan tak terlupakan bagi seluruh peserta didik TK Islam Ceria.