Aktifitas Santri DarunnajahDarunnajah.com. Pondok Pesantren Darunnajah Cipining merupakan salah satu lembaga pendidikan berbentuk pesantren dimana santri atau siswanya tinggal didalam asrama dan mendapatkan pendidikan 24 jam. Aktivitas Santri Darunnajah Cipining sangat beragam dari mengkaji ilmu agama sampai mendalami ilmu umum di kelas seperti sekolah pada umumnya.

Santri Darunnajah Cipining menjalani Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dikelas 8 jam pelajaran di mulai pukul 06.50 Wib sampai 13.45 Wib dengan istirahat 2 kali yaitu istirahat pertama selama 30 menit (09.50-10.20) dan istirahat ke dua selama 50 menit (11.50-12.40) untuk digunakan jamaah shalat zuhur.

Ada hal menarik yang dilakukan oleh santri Darunnajah Cipining disela-sela berlangsungnya Kegiatan Belajar Mengajar, salah satunya seperti yang ditemukan oleh penulis pada hari ini (Sabtu, 14/10/17) ketika mendapatkan tiket (menjadi pengganti guru) untuk masuk ke kelas 3 E MTs Darunnajah Cipining.

Ketika masuk ke dalam kelas penulis disambut dengan sahdunya lantunan Kalam Illahi yang dibaca oleh santri-santri kelas 3 E MTs tersebut. Hal ini membuat penulis ingin tau apa yang mendorong santri-santri tersebut membaca Al Qur’an, hal ini sebenernya bukanlah hal langka karena sudah menjadi kebiasaan santri membaca/menghafal Al Qur’an ketika pergantian pelajaran khususnya para santri beasiswa tahfidz, namun kelas 3 E MTs yang notabennya adalah santri non asrama (siswa yang tidak mukim di pesantren/tinggal disekitar pesantren) menumbuhkan rasa penasaran penulis.

Apa motivasi santri tersebut membaca Al Qur’an? “Untuk menghilangkan rasa jenuh sembari menunggu guru pengajar berikutnya datang” ungkap Andriansyah santri asal kampung Nanggung. “dari pada melamun mending baca Al Qur’an dapat pahala” tambah santri yang sudah belajar dari MI Darunnajah Cipining tersebut. Tidak jauh berbeda jawabannya dengan Ridho santri asal kampung Cipining,”sambil nunggu guru dari pada bête (bosan) saya gunakan untuk baca Al Qur’an” jawab santri yang selalu bawa Al Qur’an dari rumahnya tersebut.

Aktivitas Santri Darunnajah Cipining di sela-sela KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) lainnya adalah yang dilakukan ketika istirahat pertama yaitu shalat dhuha. Seperti kita ketahui shalat dhuha memiliki keutamaan yang luar biasa bagi yang mendawamkannya, hal ini tidak dilewatkan begitu saja oleh santri Darunnajah Cipining, setelah jajan di kantin sekolah para santri mengambil wudhu dan melakukan shalat dhuha di masjid atau mushala terdekat dengan kelasnya.

Tidak hanya santri kelas atas yang melakuakan shalat sunnah tersebut, santri kelas 1 SMP tidak mau ketinggalan untuk mendapatkan keistimewaan dari shalat dhuha. Apa sih jawaban mereka saat ditanya, kenapa melakukan shalat dhuha? “biar mendapat rezki, biar orang tua dimudahkan rezkinya” jawaban lugu dari santri kelas 1 SMP yang bernama Nasaka santri asal Karawang. Lain lagi jawaban yang di ungkapkan oleh santri kelas 4 MA Muhajar Aziz “untuk mensyukuri nikmat yang sudah Allah berikan kepada ana, semoga lewat shalat dhuha ini Allah masukan ana kepada golongan orang yang bersyukur, aamiin”

Itulah beberapa Aktivitas Santri Darunnajah Cipining di sela-sela Kegiatan Belajar Mangajar.

(red/A.A)