Dari Pesantren ke Masyarakat: PPM Santri Akhir TMI Darunnajah 2026 di Pandeglang

Dari Pesantren ke Masyarakat: PPM Santri Akhir TMI Darunnajah 2026 di Pandeglang

Dari Pesantren ke Masyarakat: PPM Santri Akhir TMI Darunnajah 2026 di Pandeglang
Dari Pesantren ke Masyarakat: PPM Santri Akhir TMI Darunnajah 2026 di Pandeglang

Kegiatan Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) merupakan salah satu rangkaian kegiatan wajib yang harus diikuti secara individu oleh santri senior TMI Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan santri, khususnya dalam membentuk karakter, jiwa pengabdian, serta kesiapan santri untuk terjun langsung ke tengah
masyarakat.

Spirit kegiatan Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) didasari oleh cita-cita pendiri Pondok Pesantren Darunnajah, yaitu mengaplikasikan nilai-nilai Panca Darma Pesantren dan Panca Jangka melalui pendekatan dakwah Islamiyah. Dakwah yang dilakukan tidak hanya sebatas lisan, namun diwujudkan melalui dakwah bi al-hāl, yakni dakwah dengan keteladanan, perbuatan nyata, dan keterlibatan langsung santri senior dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada tahun 2026, kegiatan Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) santri akhir TMI Darunnajah Jakarta dilaksanakan di Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang.

Penempatan santri dibagi berdasarkan jenis kelamin, dimana santri putra ditempatkan di Kecamatan Cibaliung dan santri putri ditempatkan di Kecamatan Cigeulis. Santri putra melaksanakan PPM di Kecamatan Cibaliung dengan lokasi penugasan yang meliputi Desa Cihanjuang, Cibingbin, Sudimanik, Sorongan, Mahendra, Mendung, dan Sukajadi. Sementara itu, santri putri ditempatkan di Kecamatan Cigeulis yang mencakup Desa Katumbiri, Cigeulis, Sinarjaya, Waringinjaya, Tarumanegara, Karyabuana, serta Karang Bolong.

Selama pelaksanaan PPM, para santri senior berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti membantu kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, serta berpartisipasi dalam aktivitas warga setempat. Kehadiran santri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi positif sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung tentang dinamika sosial, budaya, dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan Praktik Pengabdian Masyarakat ini, santri tidak hanya dituntut untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di pesantren, tetapi juga dilatih untuk memiliki kepekaan sosial, tanggung jawab, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan. Dengan demikian, PPM menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian santri kepada umat dan bangsa, sekaligus sebagai bekal penting bagi santri setelah menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah.

Pendaftaran Santri Baru