Napak Tilas Santri Pondok Pesantren Darunnajah 17; Kala Langkah Kecil Menyusuri Jejak Langkah Besar Para Pendiri
PEKAN PERKENALAN KHUTBATUL ‘ARSY 2025
Sabtu–Ahad, 26–27 Juli 2025
Aula Thoif – Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Ummul Mu’minin Darunnajah 17
Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy merupakan kegiatan tahunan yang menjadi ajang orientasi bagi seluruh santri Pondok Pesantren Darunnajah 17. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu hingga Ahad, 26–27 Juli 2025, bertempat di Aula Thoif dan diikuti oleh seluruh santri serta dewan guru.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyegarkan kembali niat santri dalam menuntut ilmu, mengenal lebih dekat sistem pendidikan, serta memahami peran tiap departemen yang ada di pesantren. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Oh Pondokku, dan Mars Darunnajah secara bersama-sama.
Sambutan disampaikan oleh Wakil Pengasuh Pondok, Ust. Tanri Wicaksono, M.Pd., yang mengingatkan para santri dan seluruh civitas pesantren akan pentingnya Khutbatul Arsy. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan,
“Khutbatul ‘Arsy itu adalah sebagai pengingat bagi kita semua — bukan hanya para santri, tetapi juga bagi para guru, ustadz, ustadzah, bahkan para pimpinan dan direktur-direktur.”
Acara Khutbatul ‘Arsy yang dihadiri seluruh ust/usth, wakil pengasuh, dan direktur departemenAntusias Para Santri Menyanyikan lagu Hymne Oh Pondokku di Acara Khutbatul Arsy
Adapun acara berlangsung dengan rangkaian acara sebagai berikut:
Hari Pertama – Sabtu, 26 Juli 2025
Sesi I
Disampaikan oleh Ust. Ahmad Saifullah, S.Pd., yang memaparkan visi, misi, serta sistem pendidikan Tarbiyatul Mu’allimin wal Mu’allimat Al-Islamiyyah (TMI).
Sesi II
Disampaikan oleh Ust. Ahmad Ulil Azmi, Lc , yang menjelaskan mengenai Makhorijul Huruf dan seputar Tahfizhul Qur’an
Sesi III
Disampaikan oleh Ust. Fawwaz Afaf Dhuha, yang membawakan materi tentang Departemen Rumah Tangga, mencakup fasilitas umum yang menunjang kenyamanan santri.
Hari Kedua – Ahad, 27 Juli 2025
Sesi I
Disampaikan oleh Ust. Agus Muhammad Wahid, S.Pd., yang menjelaskan peran Departemen Pengasuhan Santri dalam membina karakter, kedisiplinan, serta kegiatan harian santri.
Sesi II
Disampaikan oleh Usth. Alfia Maritza, yang menjelaskan tugas dan fungsi sekretaris dalam hal pencatatan data, pengarsipan, serta surat-menyurat administrasi pondok.
Sesi III
Disampaikan oleh Usth. Naila Yumna, yang membahas seputar Departemen Keuangan serta memberikan edukasi mengenai cara memanajemen keuangan pribadi bagi santri.
Sesi IV
Disampaikan oleh Usth Ukhti Abdiah dan Usth Ameli, yang mewakili Departemen Bidang Usaha. Materi meliputi pengelolaan Kantin Santri dan Koperasi Pondok sebagai sarana pelatihan kewirausahaan dan kemandirian.
Sesi V
Disampaikan oleh Ust Fawwaz Auful Azhar, mengenai peribadatan, bagaimana beribadah dengan khusyu dan benar.
Antusias Para Santri Bertanya dan Menjawab Pertanyaan
Kegiatan Khutbatul ‘Arsy bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah fondasi awal yang menanamkan nilai, pemahaman, dan semangat kepada para santri dalam menjalani kehidupan pesantren. Melalui kegiatan ini, para santri diperkenalkan dengan sistem, budaya, dan tanggung jawab yang harus mereka emban selama masa pendidikan di pondok. Mereka tidak hanya diajak memahami struktur kelembagaan, tetapi juga diberi bekal untuk membentuk karakter mandiri, disiplin, serta menghargai proses pendidikan yang sarat nilai spiritual.
Harapannya, momen ini menjadi titik tolak perubahan dan pembaruan tekad setiap santri untuk terus tumbuh, belajar, dan mencintai proses. Dengan semangat Khutbatul ‘Arsy, semoga setiap langkah para santri di pesantren menjadi langkah yang penuh kesadaran dan keikhlasan.