Menu

“Deg-Dega_an” di Pekan Ujian Learning Camp

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Tanpa terasa, keberadaan 26 santriwan dan santriwati Darunnajah 2 Cipining Bogor di Pare-Kediri, Jawa Timur, yang dalam rangka “English Learning Camp” sudah memasuki hari-hari akhir di pekan terakhir. Dan tanpa menyia-nyiakan waktu, di pekan terakhir ini oleh tutor-tutor camp yang berjumlah 4 orang dimanfaatkan untuk melakukan ujian untuk mengevaluasi progresifitas peserta English Learning ini.

Sudah terbayang tentunya kesibukan mereka di pekan akhir ini, di samping mereka harus pandai-pandai dalam membagi waktu, selain fokus pada ramadhan juga harus fokus pada persiapan ujian tersebut, padahal sehari-hari mereka sudah disibukkan juga dengan tugas-tugas individual juga tugas-tugas harian kelompok dari tutor-tutor camp tersebut.

Ditemui disela-sela kesibukan hariannya mengisi materi, Mr. Arif Kuswanto, S.Pd, selaku pimpinan dari Simple Be English Course menuturkan”ujian ini dilaksanakan sela ma 2 hari, adapun tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana progresifitas perubahan mereka dalam berbahasa inggris tentunya”. Lebih jauh lagi beliau menuturkan bahwa “rata-rata tingkat kemampuan dan keaktifan lebih banyak didominasi oleh santri putrid sedangkan putra terkesan pasif dalam learning ini, tapi masing-masing menunjukkan perubahan dan berusaha untuk lebih cakap dalam berbahasa inggris”.

Masih dalam kesempatan yang sama, Mr. Arif dan tutor lainnya member materi dalam beberapa bentuk, untuk materi grammar, peserta hanya diminta untuk merubah setiap kalimat dalam beberapa bentuk tensis yang benar, untuk materi pronounciation peserta harus membaca dalam pronounciation yang benar tanpa mengabaikan fonetik simbolnya, vocabularies sendiri mereka diberi 120 soal, dan untuk materi speaking, mereka wajib diinterview dalam bahasa inggris dan terakhir mereka harus menjadi tour guide daerah masing-masing.

Lalu bagaimana tanggapan santriwan santriwati sendiri menghadapi ujian kali ini?,

sebut saja Zakiyah, slah satu peserta learning tersebut, yang tegas menjawab perasaan deg-degan menghadapi ujian, takutnya ga bisa. Hal inipun langsung diamini oleh peserta learning camp yang lain. (WARDAN/Elana TodoMore)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Hidden Curriculum Sistem Muallimin (TMI) Darunnajah

Sebagai lembaga pendidikan pesantren berbasis sistem Muallimin, pemahaman sepenuhnya akan kelebihan kurikulum TMI (Tarbiyatul Muallimin/Muallimat Al Islamiyah) yang menjadi core curriculum dari pendidikan pondok harus