Apa sih arti gaul itu

Ada yang mengartikan gaul itu punya banyak teman dan punya banyak wawasan, ada juga yang mengartikan gaul itu mereka yang bisa terus mengikuti perkembangan zaman, bahkan ada yang memaknai gaul adalah mereka yang bisa pergi ke Mall, belanja barang dan trend terbaru dan hal-hal lainnya.

Tapi definisi gaul tidak sebatas hanya itu, dalam islam gaul berarti mereka yang memiliki prinsip, sebagaimana kita bisa mengikuti hal-hal di luar sana atas suatu dasar bukan cuman sekedar mengikutinya tanpa dasar. Dan sebagai orang islam kita pun mempunyai cara gaul, yakni dengan mengenal ilmu agama khususnya Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Selain itu terlihatnya pribadi seorang muslim yang gaul ada dengan tujuh sifat diantaranya adalah:

  1. Aqidah yang bersih

Aqidah yang bersih merupakan suatu hal yang harus ada dalam setiap diri manusia, karena dengan aqidah yang bersih akan membawanya kepada ikatan yang kuat dengan Allah SWT. Dan dengan ikatan yang kuat ini insyaAllah kita kaan selalu pada jalan-Nya.

  1. Ibadah yang baik dan benar

Shahihul ibadah yakni Ibadah yang benar dengan melaksanakannya merujuk dan sesuai kepada Sunnah Rasul yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

  1. Jasmani yang kuat

Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat.

Oleh karena itu  kesehatan jasmani harus mendapat perhatian juga untuk seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama dari pada pengobatan. Rasulullah SAW. bersabda yang artinya: “Mukmin yang kuat lebih dicintai Alloh daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim),

  1. Akhlak yang mulia

Akhlaq Mulia  adalah perilaku dan sifat yang harus ada dalam diri setiap manusia baik dalam hubungannya kepada Allah SWt. Maupun dalam hubungannya kepada manusia.

  1. Mampu berjuang melawan hawa nafsu

Setiap manusia memiliki kecenderungan pada hal yang baik maupun hal buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk perlu adanya kesungguhan. Kesungguhan itu akan ada ketika seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam.

Rasulullah SAW  bersabda: “Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)” (HR. Hakim)

  1. Mampu menggunakan waktunya dengan baik

Sudah sepatutnya seorang muslim mampu mengatur waktunya dengan baik. Karena waktu merupakan karunia Allah. yang jika kita bisa memakanainya dengan baik adalah suatu yang sangat berharga, yang tak mampu diulang, dan jangan sampai waktu berlalu menjadi hal yang sia-sia.

  1. Bermanfaat bagi orang lain

Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada akan memberikan dampak yang baik bagi orang lain.

Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berfikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dan mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya.

Rasulullah SAW. bersabda yang artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”

(HR. Qudhy dari Jabir).

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]