Bloomfield University’s Library

          Cerita menarik ini datang dari seorang penulis novel 1 di Indonesia, yaitu Habiburahman El-Shirazy yang biasa disapa kang Abik. Cerita ini bermula saat beliau pergi ke sebuah kota kecil di London yaitu kota Bloomfield. Yang mana disana terdapat universitas yaitu Bloomfield University. Walau hanya kota kecil, namun banyak lulusan dari universitas tersebut yang memenangkan Nobel tingkat dunia.

           Kang Abik, jika bepergian  ia selalu menyempatkan diri mengunjungi 2 tempat di dareah tersebut, yaitu masjid dan perpustakaannya. Di Bloomfield ini, kang abik juga menyempatkan dirinya mengunjungi perpustakaan disana. Saat di perpustakaan beliau bertanya pada penjaga, “kapan jadwal buka perpustakaan”. Dan sang penjaga menjawab, “perpustakaan buka 24 jam”. Kang Abik merasa sangsi dan tidak percaya. Memangnya ada yang mau membaca buku di perpustakaan tengah malam? Pikirnya.

       Saat tengah malam, kang Abik mengajak seorang temannya untuk pergi ke Bloomfield university, salah satu tujuannya untuk membuktikan kebenaran perpustakaan yang katanya buka 24 jam. Dan saat sampai disana, kang Abik dan temannya disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Masih banyak mahasiswa/i yang berada disana. Duduk dan membaca buku ditemani dengan bantal yang mereka bawa, didalamnya pula terdapat cafe kecil di tengah-tengah perpustakan.

       Nah, pantas saja banyak lulusan dari sana yang meraih Nobel, penghargaan, dll. karena bagi mereka keadaan bukanlah suatu hambatan untuk belajar. Semoga, negara kita tercinta ini dapat mencontoh semangat belajar mereka.DSC_0108