Idul Adha atau hari raya Qurban tinggal menghitung hari. Di berbagai tempat, kaum muslimin tengah mengaplikasikan rasa syukur atas limpahan keberkahan dan rezeki dengan berqurban. Sebagaimana disitir dalam firman Al-Qur’an pada surat Al-Kautsar (108), ”Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.–Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan qurban dan mensyukuri nikmat Allah.
Begitu pun yang dilakukan di pesantren Darunnajah Cipining. Di bawah tanggung jawab Biro Dakwah & Humas, kepanitiaan kegiatan Idul Adha dibentuk. Panitia ini bertugas menerima dan menyalurkan hewan qurban. Panitia yang didukung oleh Biro Usaha Pesantren juga menyediakan hewan qurban dari domba, kambing jawa dan sapi atau Kerbau. Domba dan Kambing termurah adalah tipe A seberat 20-23 kg seharga Rp 900.000. Sedangkan sapi/kerbau untuk tipe paling kecil yaitu A dengan bobot 195 kg seharga Rp 8 juta.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Ustadz Muhammad Musta’in menginformasikan, perolehan sementara (15/11) hewan qurban sebanyak 30 ekor (28 domba dan 2 kambing jawa). Dari ketiga puluh hewan qurban ini, 6 di antaranya adalah atas nama alumni. Mereka adalah Saudara Zulkarnaaen bin H. Ibrahim (angkatan 2, 1995), Saudara Armia bin Umar (Angkatan 1, 1994) dan Saudara Hafidzon bin Sidik (angkatan 3, 1996), Ustadz Munip Rahman (angkatan 1, 1994), Ustadz Acmad Rosichin (angkatan 1, 1994), dan Ustadzah Ella Hulaso (angkatan 8, 2001).

Pimpinan Pesantren dalam menanggapi hal ini berharap agar jejak keenam alumni tersebut dapat diikuti oleh alumni yang lain. “Semoga alumni dapat memberikan yang terbaik kepada almamaternya. Dan semoga keenamnya bisa menjadi contoh bagi alumni lain”
Panitia masih menitip harap, pada kesempatan Idul Adha ini, alumni dapat berqurban di pesantren. Panitia mengingatkan, usai hari H, masih terdapat 3 hari yang bernama Tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah yang masih diperbolehkan untuk melaksanakan qurban. “Sampai ketiga hari Tasyrik tersebut, panitia masih membuka bagi siapa yang hendak berqurban”.
Sementara itu, panitia juga telah menjadwalkan terkait runtutan kegiatan Idul Adha di pesantren. Sehari sebelum hari H, para santri melaksanakan puasa Arafah, kemudian 10 Dzulhijjah dengan melaksakan sholat Idul Adha di masjid Besar, dan diikuti dengan penyembelihan hewan qurban. (Wardan/Billah)