32 Ribu Lembar Jawaban Santri Darunnajah

 Menelisik Lika – Liku Ujian Bag (3)
 
Jakarta/DN.Com Setelah kertas lembar jawaban ujian selesai di periksa oleh ustadz – ustdzah, kemanakah kertas – kertas itu pergi?. apakah di jual sebagai bungkus gorengan? atau di simpan di gudang hingga hancur dimakan rayap yang pada akhirnya kemudian dengan "terpaksa" dilego juga dengan alasan ekonomi.

Di Darunnajah, jumlah kertas lembar jawaban berjumlah 32 ribu lembar. Jumlah itu di dapat dengan rasio peserta ujian 1600 orang (minus kelas 6) di kali rata – rata jumlah pelajaran setiap kelas 20 pelajaran.

Adalah Ust Muthaharah Bisri yang bertanggung jawab pendistribusian beribu – ribu lembar jawaban itu. ketika Darunnajah.com konfirmasi, ust Muthaharah mengatakan "beribu -ribu lembar kertas jawaban yang sudah di koreksi itu kami kumpulkan di baitul wakif perkelas untuk kemudian kami pilah – pilah menjadi bundelan persantri untuk di bagikan lagi kepada mereka bersama raport".

Masih menurut usth Muthaharah pemilahan kertas – kertas memang rumit dengan jumlah yang sangat di perlukan sekitar sampai 10 orang yang membantunya "bukan hanya karena banyaknya tapi yang jadi masalah adalah keterlambatan pengumpulan yang sangat memperlambat pekerjaan, sudah menjadi kebiasaan kalau kami lembur sehari sebelum pembagian raport" ujarnya tanpa ekspresi.

Berdasarkan penelusuran kami, pendistribusian kertas jawaban ini merupakan kebijakan baru yang diterapkan oleh pimpinan pondok mulai sekitar 2 tahun yang lalu. Dalam sebuah rapat intern guru pondok pesantren Darunnajah, Ust sofwan Manaf Msi mengatakan, "kebijakan kita untuk mendistribusikan kembali lembar jawaban kepada para santri mempunyai banyak nilai positifnya diantaranya, transparansi nilai kepada para santri dan menghindari terjadinya kesalahan dalam nilai sehingga kita bisa memberikan nilai yang benar mencerminkan apa yang mereka lakukan dalam ujian".