Jagung dengan nama latin Zea mays, merupakan jenis tanaman biji – bijian yang sering disebut sayur dalam konteks tertentu seperti konteks kuliner. Tanaman ini sering ditanam diperkebunan sebagai salah satu bahan dasar pokok yang kemudian akan dijadikan suatu produk olahan. Tanaman jagung sering diolah menjadi produk olahan seperti tepung jagung, atau bisa juga dijadikan pakan ternak untuk beberapa hewan ternak seperti ayam, bebek, dll.
Pada proses penanaman jagung ini ada beberapa tips agar hasil panen dapat lebih baik dan berkualitas. Berikut tips dalam proses penanaman jagung :
- Pilihah Bibit Jagung yang Berkualitas
Pada proses pemilihan bibit, harus dilakukan secara selektif guna mendapatkan bibit yang yang berkualitas. Sehingga jagung yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang baik dan dapat memperkecil kemungkinan hasil panen buruk.

2.Tanamlah pada Musim Penghujan
Tanaman jagung ada baiknya di tanam ketika musim penghujan tiba. Karena cuaca panas dapat mempengaruhi keberhasilan bibit yang ditanam. Jika kita mananam ketika cuaca sedang terik ada kemungkinan bahwa sebagian bibit yang di tanam gagal, sehingga kita harus menanam ulang bibit tersebut dan mengakibatkan pertumbuhan jagung yang kurang merata.

3.Lakukan Pemupukan Secara Merata
Pemupukan harus dilakukan secara merata, dan dengan kondisi cuaca yang tidak panas. Pemupukan dapat dilakukan secara 2 tahap, yaitu tahap awal dan tahap susulan. Jika pemupukan dilakukan secara dua tahap, hal ini dapat lebih memungkinkan untuk mendapatkan hasil panen yang lebih optimal. Akan tetapi, sebenarnya pemupukan tahap awal saja sudah cukup, yang penting kebutuhan nutrisi tanaman tercukupi dengan baik.

Beberapa tips diatas merupakan cara yang sudah cukup efisien dan berpotensi baik dalam penanaman jagung. Akan tetapi, ada banyak sekali metode lainnya yang bisa diterapkan pada proses penanaman jagung selain beberapa tips diatas. (DN.COM. Abdilla Kwalifa)