
Sabtu (13/02/16) hadir Novelist Terkenal yakni “Asma Nadia” ke Pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam rangka turut menyukseskan Acara PBP Ke-4. Dalam kesempatan tersebut Narasumber memberikan pelatihan tentang menulis. Acara seminar dihadiri langsung oleh ratusan santri darunnajah cipining, segenap dewan guru, tamu undangan dan juga beberapa peserta Dasment.
Acara dipandu oleh Ust. Imam Ghozali selaku moderator. Pukul 09.00 WIB acara dimulai dan diawali dengan sambutan oleh perwakilan dari Pembina asrama putra & putri yakni Usth. Nailil Muna S.Pd.I MM. dalam kesempatan tersebut Usth Ulil mengucapkan selamat datang dan berterimakasih atas kedatangan Ka Asma Nadia ke Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Lalu acara diisi oleh Penulis Asma Nadia yang dalam kesempatan tersebut beliau memaparkan berbagai karya tulisnya atau novel yang telah terbit sebagai best seller dan juga berhasil ditayangkan di layar lebar. Diantaranya seperti novel Love Sparks In Korea, Cinta di Ujung Sajadah, Jangan Jdi Muslimah Nyebelin, Catatan Hati setiap Do’aku, Catatan hati seorang istri, Impian Pesantren, The Hijab Traveller, Assalamu’alaikum Beijing, Surga yang tak di rindukan dll.
Selain itu pengalaman menjadi seorang penulis dikenal sejak tahun 2002 hingga sekarang. Selama menulis sudah 60 Negara dan 310 Kota yang dikunjungi. Beliau menyampaikan bahwa prestasi adalah tiket dan ditiket merupakan kunci kesuksesan agar kita mampu mencapai berbagai penjuru dunia.
“Bermimpilah setinggi mungkin dan berusahalah lebih tinggi dari mimpi kita” ucap Ka Asma Nadia.
Selain itu beliau juga menyampaikan dosa penulis pemula yang sering dilakukan diantaranya:
- Judul yang tidak sesuai dengan isi cerita
- Opening tidak menarik
- Tidak fokus
- Bertele-tele
- Konflik tidak menarik
- Pesan verbal dan kaku
- Ending tidak menarik
Setelah penjabaran selesai, dibuka beberapa termin untuk santri putra, putri, dewan guru dan juga tamu undangan. Di akhir sesi Ka Asma Nadia kembali berpesan bahwasannya menulis merupakan sebuah dakwah, amal ibadah dan juga ilmu yang bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Selain itu cara untuk dapat menulis secara mudah adalah dengan cara lebih banyak membaca, karna membaca merupakan saudara kandung menulis.
yang lebih menarik setelah acara selesai para santri berburu buku dan tas Asma Nadia yang diadakan oleh Panitia PBP KE-4 tahun 2016.
(WARDAN/Annisa)