10.000 Jamaah Sholat Ied di Darunnajah

{mosimage}JAKARTA/dn.com – Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailaha illallahu wallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd... Kumandang Takbir di Hari Raya Idul Adha berkumandang sejak matahari tenggelam di hari kesembilan bulan Dzulhijjah. Begitu yang terjadi di Nusantara, pun di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta. Hal ini berkenaan dengan datangnya Hari Raya Qurban di Bulan Dzulhijjah 1429 H yang jatuh bertepatan dengan penanggalan masehinya, 8 Desember 2008, tepatnya di hari Senin. Hari Raya Idul Adha merupakan Hari Raya Qurban, dimana para umat Islam dari seluruh penjuru dunia pada saat yang sama juga tengah melaksanakan thawaf di Ka'bah, Baitullah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Selayaknya pada tahun-tahun sebelumnya, Pondok Pesantren Darunnajah yang telah menyediakan hewan Qurban juga melaksanakan ibadah berqurban yang berasal dari sumbangan lembaga-lembaga di Darunnajah, para santri, maupun masyarakat sekitar.

Darunnajah juga menyelenggarakan sholat Iedul Adha yang bertempat di lapangan. Jamaah shalat Ied hingga mencapai 10.000 orang lebih. dari pelataran Masjid sebagai mimbar dan tempat imam, hingga jalan Ulujami raya. Sholat Idul Adha di Darunnajah yang bertindak selaku imam adalah Syeikh Sya'ban Sayyid Ma'ali, guru besar dari Universitas Al-Azhar Cairo yang sedang bertugas mengajar di Indonesia. Setelah secara khusu' melaksanakan shalat kemudian para jamaah mendengar khutbah Idul Adha yang di sampaikan oleh Ustadz H. Mardani Djuhri, M.A. dan dalam khutbahnya Khatib mengajak, jamaah untuk berkurban dengan niat mendapat ridha Allah, bukan dengan alasan-alasan lain, serta dapat meresapi makna dan hakekat kurban dalam kehidupan sehari-hari. "Iedul Adha merupakan refleksi hikmah peristiwa dan sejarah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dengan putranya Ismail, tauladan nyata, mulia dan agung yang telah diperankan oleh Nabi Ibrahim AS bersama putranya Ismail AS dalam kerelaannya berkorban yang tiada bandingnya. Sungguh hebat dan sangat mengagumkan. totalitas  kepasrahan seorang Ibrahim kepada Allah SWT yang menguji ketaatannya dengan perintah menyembelih putra semata wayangnya." itulah sepenggal isi khutbah idul adha.