
Salah-satu kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi santriwan Darunnajah 2 Cipining Bogor adalah Seni Bela diri. Pelatih kegiatan mingguan ini merupakan kakak-kakak kelas senior kelas 5 TMI / XI MA yang sudah lulus proses Training Of Trainer (TOT).
Tahun ini TOT diikuti 64 peserta. Pelatih profesional yang nota bene atlit dan juri resmi dalam seni bela diri adalah juga alumni Darunnajah 2 Cipininh. Mereka adalah Arsyad Umar (alumni angkatan IX/2002) dan Muhammad Hamdani (alumni angkatan XV/2008). Ikut aktif pula berbagi pengalaman kepada para peserta TOT Firmansyah (alumni angkatan XXIII/2015) yang belum lama berprestasi di ajang bergensi seni bela diri di Malaysia. Kini Firman sedang meneruskan study di Unirversitas Mercu Buana dengan full beasiswa prestasi bela diri tadi.
Materi TOT meliputi penguasaan jurus-jurus, teknik penjurian kejuaraan seni bela diri dan latihan fisik. Sebagai penutup sesi TOT diadakan Long March Tadabbur Alam sepanjang 20 KM menyusuri jalan raya Darunnajah – Parung Panjang nan penuh perjuangan dan melatih kesabaran tingkat tinggi.
Dalam sesi pembukaan hadir Kepala Biro Pengasuhan Santri, Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I menyampaikan sambutan. Beberapa point yang disampaikan antara lain kesyukuran bahwa panitia pelaksana TOT tahun ini dari tim guru sehingga diharapkan lebih optimal, apresiasi kepada Pelatih Seni Beladiri Darunnajah Cipining (SBDC) Ustadz Anwar Maulana dan kawan-kawan yang telah memajukan prestasi SBDC, termasuk pengadaan matras untuk latihan. Kepada peserta juga diharapkan untuk maksimal dalam TOT, sehingga akan menjiwai salah-satu ikrar mereka : Denhan Iman Menjadi Kuat, Tanpa Iman Menjadi Lemah.
Ustadz Muhlisin juga berkisah betapa hebatnya Rasulullah Saw yang menerima tantangan Gulat Rukanah dan memenangkannya. Rukanahpun berislam. Motto Santri : Musuh Jangan Dicari, Ketemu Musuh Jangan Lari!!!. (WARDAN/Mr.MiM).




