Sidang Yudisium Kenaikan Kelas Tahun 2014 Pesantren Darunnajah Cipining

Sidang Yudisium Kenaikan Kelas Tahun 2014 Pesantren Darunnajah Cipining

Kegiatan ujian semester genap tahun pelajaran 2013/2014 telah usai, Sabtu (7/6) ditutup dengan taujihat, pembekalan santri dari pimpinan pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc yang diselenggarakan di Aula Kampus 3.

Sebagai evaluasi dan menentukan naik-tidaknya, lulus-tidaknya santriwan/santriwati, maka pada hari Kamis (12/6) diadakan sidang kenaikan kelas yang dihadiri seluruh dewan guru dan administratur, dengan jumlah kurang lebih 161 orang.

Kegiatan sidang dilaksanakan pukul 08.00 WIB di gedung asrama santri cilik kampus 4 Darunnajah, dipimpin oleh Kepala Biro Pendidikan dan secara teknis dilanjutkan oleh masing-masing kepala sekolah dan madrasah.

Sebelum sidang dimulai, pimpinan pesantren memberikan pesan kepada peserta rapat agar di dalam mengambil keputusan harus secara adil, seadil-adilnya.

Harus secara hati-hati menentukan naik-tidaknya sesorang dan harus menjauhi dari unsur kedzaliman. Tidak diputuskan berdasar suka atau tidak suka dengan siswa, permasalahan pribadi, dan/atau tidak ada hubungan kekerabatan.

Maka seseorang diputuskan berdasarkan fakta dan data yang ada, sudah terpenuhi saratnya, seperti sudah menyempurnakan ujiannya, sudah menyelesaikan ibadah amaliyahnya dan sudah menyelesaikan bulannanya.

Peserta sidang yudisium tidak ada yang boleh membocorkan hasil sidang kepada siapapun, tanpa terkecuali kepada teman karib, wali murid, saudara. Sehingga haibah hasil sidang terjaga.

Pak Kiyai Jamhari Berikan Arahan Dalam Pembukaan Sidang Yudisium Tahun Pelajaran 2013-2014 PP DNC

Pak Kiyai Jamhari Berikan Arahan Dalam Pembukaan Sidang Yudisium Tahun Pelajaran 2013-2014 PP DNC

Masih menurut pemaparan Pak Kiyai, menentukan naik-tidaknya seorang siswa diselesaikan dan dituntaskan di forum rapat sidang kenaikan ini, tidak ada yang naik banding atau mengingkari keputusan.

Kenaikan dilihat berdasar fakta dan data yang ada, berdasar nilai standar (KKM) pesantren, kerajinan, suluk atau akhlak dan prestasi lainnya, yang sekiranya bisa dipertimbangkan.

Agar masing-masing peserta rapat perlu ketenangan, berpikir dengan kepala dingin, tidak perlu mengedepankan emosi dan menjunjung nilai-nilai obyektifitas, bukan subyektifitas.

Bapak pimpinan juga berpesan, agar setiap peserta rapat tidak meninggalkan rapat, sampai rapat selesai. Panitia ujian agar mengabsen dan memberikan sanksi bagi yang meninggalkan ruangan tanpa alasan.

Di penghujung pengahntarnya, beliau sampaikan kepada hadirin, “selamat bekerja dengan memutuskan seadil-adilnya berdasar ijtihad, dan mudah-mudahan Allah SWT memberikan petunjuk dan keberkahan”.

Selepas sambutan sekaligus arahan dari pimpinan pesantren, acara dilanjutkan oleh Kepala Biro Pendidikan, membicarakan masalah teknis sidang yudisium dan tata tertib peserta rapat.

Teknis pertimbangan yang digunakan untuk menentukan kelulusan santri/siswa adalah : (1) standar nilai rata-rata KKM pesantren adalah 56.00, (2) Nilai kurang (K) setengah + 1 dari seluruh materi pelajaran, perhitungannya adalah tidak naik. Nilai kurang 1 rentangya <=55.5 s.d. 46,00, nilai kurang 2 rentangnya <=45,5 s.d. ke bawah, (3) termasuk pertimbangan kebijakan kenaikan adalah : prestasi nonakademik, kedisiplinan, akhlak, ibadah, dan kehadiran >=30 dianggap tidak bisa ditoleransi.

Selanjutnya teknis pembagian rapor dan pengumuman melalui website adalah : bagi yang tidak bermasalah dengan keuangan akan diberikan atau diinformasikan melalui website (bilamana perlu), sedangkan yang masih bermasalah rapornya di bagian keuangan pesantren.

Keputusan rapat tidak dapat diganggu-gugat oleh siapapun, baik yang mengikuti atau tidak mengikuti rapat. Sedang bila tidak terjadi mufakat dalam musyawarah, maka akan diadakan vooting terbatas oleh yang berhak. Mereka yang berhak adalah : pengawas pesantren, kepala biro pendidikan, kepala madrasah/sekolah terkait, BP/BK, wali kelas, wali kamar, bagian keamanan/kepala asrama/pengasuhan dan masing-masing pengajar di kelas tersebut.

Suasana Sidang Yudisium Kenaikan Kelas Pesantren Darunnajah Cipining Tahun 2014

Suasana Sidang Yudisium Kenaikan Kelas Pesantren Darunnajah Cipining Tahun 2014

Sesudah dibicarakan teknis dan usulan-usulan dari masing-masing peserta sidang, acara langsung dimulai dari tingkat madrasah tsanawiyah, dipimpin langsung kepala madrasah, Nasikun, SE.

Secara berurutan, SMP oleh Isa Abdillah, SE, MA oleh Musthafa Kamal, S.Pd.I., M.Ag dan terakhir SMK oleh Fatkhul Mu’min, S.Pd.I.

Acara berlangsung lumayan alot, saling beradu argumentasi antara satu dengan peserta lainnya. Namun demikian, secara garis besar berjalan dengan lancar.

Alhamdulillah, sidang yudisium selesai pukul 17.15 WIB, keputusan dan rekomendasi-rekomendasi dalam rapat disampaikan kepada panitia ujian untuk ditindaklanjuti.

Nilai hasil ujian semester genap rencana akan dibagikan pada tanggal 16 Juni 2014 di aula kampus 3 untuk nonasrama, sedangkan yang berasrama dibagikan tanggal 20 Juni 2014, ketika mereka tiba kembali di pesantren, dan/atau akan diumumkan di website (sesuai jadwal dari panitia ujian).

Bagi nama-nama yang tidak tercantum, dan tidak ada rapornya berarti harus berkomunikasi dengan TU keuangan pesantren.