Setiap peserta didik baru baik di sekolah negri maupun swasta umumnya melewati masa pengenalan lingkungan tempat belajar atau biasa disebut dengan Masa Orientasi Sekolah. Masa Orientasi Sekolah merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah  yang lazim dijumpai di tingkat SMP/SMA, setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru dan mengenalkan almamaternya.

Bagaimana Masa Orientasi Sekolah di Pesantren Darunnajah Cipining?

Masa perkenalan di Pesantren Darunnajah dikenal dengan khutbatul Arsy yang bertujuan untuk mengenalkan santri baru dengan Pesantren, struktur yang ada dalam pesantren, juga kegiatan-kegiatan yang ada di pesantren dengan berupa arahan-arahan dari Kepala Bagian, Kepala Sekolah, Kepala Biro, dan Pimpinan Pesantren tanpa tindakan perpeloncoan, bulying, dan hal negatif lainnya.

Setelah melalui berbagai arahan dari bermacam pihak tibalah santri baru dikenalkan dengan lingkungan fisik Pesantren Darunnajah Cipining tepatnya pada Kamis, 04 Juli 2019 yang dimulai  sejak pukul 07.00. di lapangan futsal kampus 1. dengan didampingi oleh usth. Umanah dan Usth. Fairus. Beberapa hal yang dikenalkan berupa bangunan kelas, kamar santri, kantor-kantor, kamar mandi, Maktabah Syamilah, Lab Komputer, Masjid, kantin, walapa, laundry, dan masih banyak lagi yang diramu dalam kegiatan wide game.

Banyak hal telah dipersiapkan sesuai dengan arahan dari panitia yaitu: pertama, papan nama dari kardus yang berfungsi sebagai tanda pengenal bagi setiap santri baru sehingga satu sama lain dengan mudah saling mengenal. Kedua, topi yang dibuat sekreatif mungkin sebagai aksesoris tambahan dan pelindung dari panas matahari yang tak dapat dipungkiri semakin meninggi semakin membuat kulit semkain gosong.  Ketiga, tas plastik sebagai tempat membawa bekal dan air minum sederhana dengan seragam kompak sesuai kamar masing-masing.

Santri Baru dalam wide game perkenalan Khutbatul Arsy

Hiruk pikuk yel dan lagu kesemangatan pun terdengar keras di bumi Darunnajah Cipining sehingga dapat dengan sendirinya mengubah rasa sedih karena jauh dari keluarga, menjadi bahagia yang sumbernya adalah Kebersamaan. Karena sesungguhnya sejauh apapun seseorang pergi terutama untuk mencari ilmu, maka ia akan menemukan keluarga baru, kawan baru, juga pengalaman baru.

Wide game ini terdiri dari 5 pos. Dan setiap posnya mereka selalu didampingi oleh wali kamar masing-masing. Karena pentingnya peran wali kamar terutama sebagai juru kunci mengenai lingkungan pesantren.

Setelah melewati kelima pos tersebut, akhirnya seluruh santri baru diperkenankan untuk beristirahat. Meskipun lelah namun mereka tetap bersemangat untuk menghadapi kegiatan-kegiatan yang akan datang di pesantren Darunnajah Cipining.

 

WARDAN/Iskana