Berdasarkan pengarahan dari Pimpinan Pesantren, Drs.KH. Mahrus Amin, Santri Bela Negara (SABELANA) turut serta dalam rangka mensukseskan peringatan kesyukuran 35 Tahun Darunnajah Jakarta akan mengadakan kegiatan SOSIALISASI DAN PENGUKUHAN SABELANA mulai tanggal 28 s.d. 30 November 2008. Kurang lebih 10 pesantren sekitar Jakarta, Banten, Jawa barat dan Jawa Tengah akan diundang dalam acara tersebut. Adapun jumlah peserta yang diundang setiap pesantren bervariasi, terbanyak 80 santri dan 10 orang pendamping.
Pondok Pesantren Darunnajah Cipiningpun ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan santri-santrinya yang tangguh sebanyak delapan puluh santri putra dan putri dari kampus I dan II, didampingi oleh empat pembimbing.
Sabelana adalah sebuah laskar yang terdiri dari para santri yang bertugas membela dan memberikan perlindungan terhadap keamanan dan ketertiban bangsa dan negara yang berdasarkan asas agama Islam. Kyai Haji Mahrus Amin selaku penggagas dan penggerak atas berdirinya pasukan SABELANA ini telah diakui oleh mentan Gubernur DKI Jakarta, H. Sutiyoso, yang telah mengukuhkan SABELANA Darunnajah beberapa bulan lalu. Dengan adanya peringatan 35 tahun Darunnajah ini, kyai Mahrus berinisiatif untuk mensosialisasikan dan mengukuhkan SABELANA di beberapa Pondok Pesantren, dengan cita-cita kelak SABELANA akan menjadi laskar Pelindung pondok Pesantren di seluruh Nusantara.




