Pimpinan Darunnajah Dukung Walikota Dirikan Pesantren Di Palangka Raya
Menu

Pimpinan Darunnajah Dukung Walikota Dirikan Pesantren Di Palangka Raya

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Obsesi walikota Palangka Raya untuk mendirikan pesantren kini mendapat dukungan secara meluas oleh berbagai pihak, baik dari pemerintahan maupun ormas setempat, termasuk di dalamnya adalah pimpinan Darunnajah. Hal ini sebagaimana dibahas dalam acara silaturahmi Pimpinan Darunnajah di rumah jabatan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, Sabtu (2/4).

blank

Pimpinan Darunnajah yang hadir dalam kesempatan tersebut ialah Drs KH Mahrus Amin (pimpinan Darunnajah Jakarta) dan KH Jamhari Abdul Jalal, Lc (ketua dewan Nadzir dan pimpinan pesantren Darunnajah 2 Cipining). Selain itu, hadir pula Walikota Palangka Raya Bapak HM Riban Satia dan istri Ny Hj Norlena Riban Satia serta Wakil Walikota Palangka Raya H Maryono, SHI. Adapun undangan yang lainnya yaitu KH Busra Khalid (Ulama Palangka Raya yang juga ketua Mustasyar PW NU Kalteng), H Abdul Wahid Aha (ketua Tanfdiziah PW NU Kalteng), H Ahmad Syari (Ketua wilayah Muhammadiyah Kalteng),  Semua orang tua santri Darunnajah yang berdomisili di Palangka Raya dan sekitarnya, serta kepala sekolah-kepala sekolah MIN, MIS, MTsN, dan MAN se-Palangka Raya.

Keseriusan Walikota dalam pendirian pesantren ini juga terlihat dari telah disiapkannya 2 lahan yang akan dipilih sebagai lokasi pendirian pesantren. Kedua lokasi tersebut yaitu 1) Untuk lokasi pertama di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di km 10. Jaraknya dari pusat kita sekitar 11,5 km, karena dari km 10 itu harus masuk lagi ke dalam sekitar 1,5 km.  2) Untuk lokasi kedua terletak di jalan lingkar luar Kota Palangka Raya atau di Jalan Mahir Mahar, tepatnya bersebarangan dengan kantor Camat Jekan Raya, masuk ke dalam sekitar 2 km. Menurut Walikota, rencana lokasi yang disiapkan disana ada 50 ha. Dari 50 ha ini kemudian dibagi, untuk NU 20 Ha, untuk Muhammadiyah 20 Ha, dan untuk kegiatan Islam lainnya termasuk Ponpes cabang Darunnajah, disiapkan lahan sekitar 10 ha.

Kedua lokasi berada pada kecamatan yang sama, yakni di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, tetapi berbeda Kelurahan. Lokasi pertama termasuk dalam wilayah Kelurahan Bukit Tunggal, sementara lokasi kedua termasuk dalam wilayah Kelurahan Palangka.

Dari pembahasan tersebut ditetapkan pula Tim 9 yang bertugas untuk memulai pembangunan dan pendirian pondok pesantren. Anggota tim itu di antaranya adalah:
1. KH Busra Khalid
2. Walikota Palangka Raya, HM. Riban Satia
3. Wakil Walikota Palangka Raya, H Maryono
4. Ketua PW NU Kalteng, H Abdul Wahid Aha
5. Ketua PW Muhammadiyah Kalteng, H Ahmad Syar’i
6. Sekretaris NU Kalteng, HM.Wahyudie F. Dirun
7. Ketua STAIN Palangka Raya, Khairil Anwar
8. Ny Hj Hamdanah
9. dan utusan dari Ponpes Darunnajah

Menyikapi pendirian pesantren ini, KH Jamhari mengaku sangat mendukung. Bahkan pihak Darunnajah siap membantu apapun yang dibutuhkan. Beliau juga berharap, berdirinya pesantren di Palangka Raya menjadi basis dakwah umat Islam di Palangka Raya, bahkan Kalimantan secara keseluruhan (Wardan/Billah)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Tiga Tanda Kebahagian Seorang Muslim

Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali dia sedang mencari dan mengharapkan suatu kebahagian, yaitu: “Kebahagiaan di dunia yang fana dan terlebih lagi kebahagian