Menu

Persaksian Mendalam Di Bawah Gerhana Bulan

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Sabtu, 28 Juli 2018 pukul 03.00 wib dini hari para santri dan civitas pesantren Darunnajah Cipining sudah bersiap diri bermunajat kepada Ilahi.

Ya, pagi itu mereka melaksanakan Sholat Gerhana Bulan (Khusuful Qomar) di lapangan Basket bagi jama’ah santriwan dan asatidz serta di lapangan Futsal bagi jama’ah Santriwati dan ustadzat mengingat masjid Jami’ sudah tidak muat lagi jika sekira 1.800 santri 250 guru bersama sholat di sana.

Sebelum pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan pada pukul 03:40 wib Pimpinan Pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc menjelaskan tata cara sholat yakni dua rakaat dengan empat kali ruku’ dan i’tidal. Beliau juga menganjurkan jama’ah untuk shodaqah sebagaimana diajarkan Rasulullah pada saat terjadi Gerhana. Jama’ah juga diajak banyak membaca istighfar.

Adalah ustadz Muhammad Ulvi Yahya Al Hafidh bertugas menjadi Imam Sholat tersebut. Ustadz Muda yang memiliki suara khas merdu nan jelas membawa jama’ah begitu menikmati sholat beratapkan langit langsung. Tidak sedikit mereka yang terisak dalam tangisan kerinduan kepada Ar Rahman.

Adapun Khutbah dibawakan oleh ustadz Mukmin Hidayat yang mengulas fenomena Gerhana sebagai tanda Kekuasaan Allah SWT. Suaranya yang lantang mampu memecah keheningan pagi yang diliputi suasana kedinginan.

Seusai Sholat Gerhana sebagian jama’ah memanfaatkan waktu menunggu subuh dengan meneruskan qiyamullail.

Sholat Subuh sekaligus dilaksanakan di tempat tersebut diimami ustadz Ulvi.

Seusai dzikir, Kepala Biro Pengasuhan Santri (BPS), ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom, SHI naik ke mimbar menyampaikan pengarahan agenda persiapan Apel Tahunan dan Pembukaan PORSEKA XXXI keesokan harinya.

Namun yang menarik adalah sebelum pengarahan, ustadz asal Patean Kendal tersebut menyampaikan persaksiannya:

Sungguh beruntung kalian para santri, masa remaja kalian dihabiskan dalam suasana kecintaan dan ketaatan kepada Ilahi, شابّ نشأ في عبادة الله

Khusus kepada para guru muda, ia sampaikan persaksian mendalam:

Persaksian Pagi Nan Penuh Barakah

Ya Rabb, Para Asatidz Muda Yang Mau Dan Mampu Hadir Melaksanakan Sholat Khusuf Qomar & Shubuh Berjama’ah Pagi Ini Adalah Pemuda Sholeh & Calon Suami Dambaan, Para Ustadzat Muda Yang Mau Dan Mampu Hadir Melaksanakan Sholat Khusuf Qomar & Subuh Berjama’ah Pagi Ini Adalah Pemudi Sholehah & Calon Istri Idaman. Ya Rabb, Jodohkanlah Mereka Dunia Akherat, Aaaaaaamiiiiiiin. (wardan/mr. mim).

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait