Search
Close this search box.
blank

Penyelamatan Hutan ala Darunnajah Cipining

Penyelamatan Hutan ala Darunnajah Cipining

blank

Bumi adalah anugrah yang telah Allah SWT ciptakan untuk manusia.Sumber daya yang melimpah, lingkungan yang nyaman adalah bonus bagi kita manusia untuk mengelolanya agar dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk keberlangsungan hidup.

tapi pada dekade kini alam yang selalu dikuras tanpa ada program perbaikan kembali memberikan dampak yang sangat nyata ,ini terlihat dari segala bencana alam yang berawal dari ulah manusia yang tidak dapat menjaga lingkunagan alam yang Allah anugrahkan, seperti dalam firman-Nya Allah pun menegaskan bahwasanya kerusakan yang kini terjadi adalah akibat dari ulah manusia, dengan segala kerusakan yang terjadi ini,banyak hal yang seharusnya kita lakukan untuk menyelamatkan lingkungan.

Banjir, Longsor adalah sekian dari bencana yang disebabkan oleh kerusakan lingkungan,terutama kerusakan hutan,Hutan merupakan jantung kehidupan, oksigen yang dihasilkan dari pepohonannya adalah sumber makhluk hidup untuk bernafas,Hutan juga memiliki manfaat ekologis yaitu sebagai tempat penyimanan air.

Tidak hanya itu kertas-kertas yang kita gunakan sehari-haripun ternyata terbuat dari pohon, 95 % bahan baku dari kertas adalah kayu, untuk membuat 14 rim kertas dibutuhkan 1 pohon,Bisa kita bayangkan berapa banyak pohon yang harus ditebang untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam penggunaan kertas sehari-harinya.

dilembaga pendidikan kertas memiliki peranan yang sangat penting, kertas banyak digunakan dalam setiap kegiatan sehari-harinya baik dalam jumlah sedikit maupun banyak, terutama ketika ujian tulis semester banyak lembaran-lembaran kertas yang harus digunakan untuk kebutuhan soal dan kegiatan kepanitiaan, Hal ini mendorong saya yang kebetulan adalah seorang guru di salah satu lembaga pendidikan pondok pesantren , untuk melakukan hal yang dapat membantu dalam penyelamatan lingkungan,karena lingkungan bukan hanya tugas pemerintah untuk menjaganya tapi ini semua adalah tanggung jawab bagi seluruh elemen masyarakat.

karena ada banyak kegiatan-kegiatan pesantren yang menjadikan kertas sebagai jantung kegiatannya, seperti dalam UTS dan UAS, dimana sekitar ratusan kertas digunakan setiap harinya untuk memenuhi lembar soal yang dibutuhkan siswa, Sehingga banyak kertas yang yang hanya dimanfaatkan hanya sekali saja dan biasanya berujung ditempat pengkiloan barang,segala problem ini menciptakan ide agar setiap kertas yang telah terpakai tidak terbuang sia-sia.

Salah satu tindakan nyata adalah panitia ujian(panji) dengan kesadaranan panitia, panitia mengunakan kertas dikedua sisinya, selain sangat ramah lingkungan.juga salah satu tindakan dalam efesiensi penggunaaan dana.dengan tindakan bijaksana dari panitia ujian menggunakan kertas dikedua sisinya, sebagai bukti dari kepedulian panitia terhadap hutan dan lingkungan.

Tidak terbatas pada kegiatan ujian saja,penghematan kertas ini dilakuka, tapi hal ini pun dilakukan oleh Bagian Perpus dan Bitkom, Para santriwati yang terlibat dalam bagian ini menggunakan kertas yang sudah terpakai disatu sisinya digunakan kembali untuk mencetak artikel-artikel islami untuk ditempelkan dimading santriwati.

Tidak hanya itu ada banyak hal yang dilakukan oleh santriwati termasuk penggunaan kembali kardus-kardus bekas, kardus-kardus yang sudah tidak terpakai digunakan kembali oleh santriwati untuk dijadikan rak buku yang mereka taruh diatas lemari masing-masing, dengan sedikit hiasan dari kertas kado, Kardus-kardus yang sudah tidak terpakai menjadi terlihat cantik dan memiliki manfaat yang berbeda dan memiliki nilai guna kembali. Selain agar buku-buku mereka tampak rapih diatas lemari ternyata hal inipun adalah salah satu tindakan yang membantu dalam penyelamatan lingkungan.

Tidaklah harus tindakan sesuatu yang besar,menggunakan kertas dikedua sisisnya inipun termasuk dari salah satu tindakan nyata bahwa lingkungan mampu diselamatkan dengan menghemat penggunaaan kertas,yang memberikan damak nyata pengurangan penenbangan kayu.

sesuai dengan konsep yang diajarkan Rosulullah SAW bahwa akhlakul karimah tidak terbatas pada sikap baik kita kepada manusia dan hewan,melainkan pada alam raya tempat kita tinggal,maka beraklakul karimah kepada alam haruslah kita lakukan, selamatkan lingkungan ini dengan sekecil apapun yang mampu kita lakukan,sekecil papun itu.alam adalah harta yang harus kita jaga,sebagai wujud atas rasa syukur kita kepada sang pencipta alam ini.apapapun itu.marilah kita mulai dari diri sendiri tentang yang dapat kita lakukan untuk penyelamatan lingkungan,sebisa mungkin menjadikan kita sebagai manusia yang bersyukur sehinggaa senantiasa menjaga anugrah yang telah Allah ciptakan kepada kita. ( Isqo )

Pendaftaran Siswa Baru Pesantren Darunnajah