Senin pagi, 2 Desember 2019 bertempat di Lapangan Kampus 3 berlangsung upacara pelepasan kafilah, kelompok Safari Da’wah, PDPM, KKN dan Riset.

Jumlah kelompok yang akan berangkat adalah sebagai berikut :
Safari Da’wah Putra 99 kelompok, Putri 107 kelompok, PDPM 14 kelompok dan KKN 8 kelompok.

Apel dimulai pukul 07.30 WIB oleh MC, Ust. Ulvi Yahya.

Sambutan diawali oleh Kepala Biro Humas dan Da’wah, Ust. Husnul Mubarok, S.Pd.

“Kunci Sukses, Berda’wah : Kejujuran, Kepercayaan, Kerahkan segala potensi, Menyampaikan nilai keagamaan.” Ujar beliau.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Biro Pengasuhan Santri, Ust. Muhlisin Muhtarom, S.H.I, M.Ag.

“Banyak yang mengira bahwa banyak harta akan menjadikan hidup seseorang bahagia selamanya, namun faktanya Qorun ditenggelamkan di laut merah. Banyak orang mengira punya jabatan dan kekuasaan tinggi akan menjadikan hidupnya bahagia selamanya, namun sejarah mencatat Firaun terpuruk tak berdaya. Banyak juga orang mengira bahwa berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih akan menjadi sumber kebahagiaan hidupnya, namun sejarah juga mencatat bahwa Kaum ‘Add dan Kaum Tsamud yang kala itu sudah berperadaban dan berteknologi tinggi Allah hancurkan mereka dengan hujan batu. Itu semua karena mereka meninggalkan agama.” Tutur beliau menggebu.

Ustadz asal Patean Kendal ini juga mengutip sebuah Hadits untuk memotivasi para peserta.

“Ketika Allah memilih engkau menjadi asbab mendapat hidayah, itu jauh lebih hebat daripada onta merah.”

“Onta merah adalah perlambang kemewahan, kekayaan dan kejayaan seseorang pada zaman itu.” Tambah beliau.

“Di dahi kalian ada Darunnajah, kalau kalian berhasil dalam barda’wah maka kalian akan bahagia. Dakwah bukan hanya dengan ceramah, dia adalah salah satu cara, bukan satu-satunya cara. Tingkah laku, tutur bahasa, cara berpakaian kalian pun merupakan bagian dari dakwah.” Beliau menambahkan lagi.

Di akhir sambutan, seperti biasa beliau mengobarkan semangat para santri dengan yel-yel yang khas.

“Satu kata untuk santri!” Seluruh santri menjawab.
“Da’wah!”

“Dua kata untuk santri!”
Seluruh santri menjawab.
“Da’wah Fi Sabilillah!”

“Tiga kata untuk santri!”
Seluruh santri menjawab.
“Da’wah Fi Sabilillah Allahu Akbar!”

Acara dilanjutkan dengan Pembacaan Tata Tertib peserta oleh Ketua Panitia Safari Da’wah, Ust. Anjaludin, S.Pd. Kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Do’a dipimpin oleh Kepala Biro Pengkaderan, Ust. Ahmad Rosichin, S.Pd.I, M.Pd.

Upacara telah usai, ditutup dengan jabat tangan santri dengan para guru. (WARDAN/IG).