Sebuah kesyukuran bahwa pada awal tahun pelajaran 2011 – 2012 yang dimulai pada bulan Juli  lalu, jumlah peserta didik di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining mengalamai kenaikan yang signifikan. Peningkatan kuantitas santri tentu harus dibarengi dengan azam kuat setiap komponen pesantren untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan. Demikian yang ungkapan dan arahan  KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc kepada dewan guru dalam beberapa kesempatan.

Sebagai langkah kongkrit menjawab perkembangan tersebut,maka Kyai asal Kendal yang telah memimpin dan mengasuh Pesantren Darunnajah Cipining sejak 1988 ini segera berkoordinasi dengan pesantren almameternya, Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur dan salah-satu pesantren mitra, Al Amin Prenduan Sumenep Madura. Dan Hasilnya cukup menggembirakan dengan dikirimkannya 5 asatidz dari Gontor dan 2 ustadzah dari Al Amin.

Kelima asatidz alumni Gontor adalah:

  1. Muhammad Anang Syahroni  (Jombang, Jawa Timur)
  2. Muhammad Ihsan Hamdani ( Kendari, Sulawesi  Utara)
  3. Mirza Muhammad Iqbal (Semarang, Jawa Tengah)
  4. Alif Maulana Islam (Surabaya, Jawa Timur)
  5. Adnan Miftahur Rosyid (Wonogiri, Jawa Tengah)

Dua ustadzah alumni Al Amin adalah:

  1. Nurul  Jannah (Ketapang, Bangkalan, Madura)
  2. Musyarofah  (Tanjungbumi, Bangkalan Madura)

Sebelumnya, pada minggu lalu telah datang Ust. Suratman Shomadi dari Kendal, Jawa Tengah (adik kandung ust. Rosyid Ridho Shomadi, alumni pertama TMI Darunnajah Cipining) yang menyatakan minatnya kepada pimpinan pesantren untuk ikut membantu proses pendidikan di Darunnajah Cipining.

Disisi lain, ada beberapa alumni Darunnajah Cipining yang pada tahun pelajaran ini ikut berjuang via pendidikan Islam, mereka adalah :

  1. Sulaeman (Jakarta)
  2. Abdul Rozzaq (Bogor)
  3. Ucu Musyarafah ( Bogor)

Juga ada ustadzah Inayah, S.Pd  ( Serang, Banten) yang beberapa tahun lalu mengabdi di Darunnajah Cipining kemudian resign untuk melanjutkan kuliah, dan setelah menyelesaikan jenjang strata satunya dalam bidang Matematika, kini kembali bergabung berjuang di Darunnajah Cipining.

Insya Allah segera menysul, 2 ustadzah dari Gontor Putri Mantingan dan ustadzah pembimbing Tahfidz Al Qur’an dari Al Qur’aniyah Kendal dan Al Fatah Temboro. (WARDAN/Mr. MIM)