Mengabdi dan Berdakwah: Praktik Pengabdian Masyarakat Santriwati Akhir TMI

Mengabdi dan Berdakwah: Praktik Pengabdian Masyarakat Santriwati Akhir TMI

Mengabdi dan Berdakwah: Praktik Pengabdian Masyarakat Santriwati Akhir TMI
Mengabdi dan Berdakwah: Praktik Pengabdian Masyarakat Santriwati Akhir TMI

Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) merupakan salah satu program wajib Program Pesantren Darunnajah yang menjadi bagian penting dalam proses pendidikan santriwati akhir TMI Pondok Pesantren. Program ini bertujuan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren sekaligus sebagai persiapan bagi para santriwati sebelum memulai perjalanan nya ke tengah masyarakat secara langsung. Pada tahun ini, kegiatan PPM dilaksanakan di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat dimulai tanggal 4 Februari hingga 16 Februari, dengan peserta seluruh santriwati akhir TMI.

Mengabdi dan Berdakwah: Praktik Pengabdian Masyarakat Santriwati Akhir TMI
Silaturahmi dengan Kepala Lembaga Pendidikan

Tasikmalaya dipilih sebagai lokasi PPM karena dikenal sebagai daerah yang memiliki karakter masyarakat religius dan kental dengan nilai-nilai keislaman. Hal ini menjadi ladang dakwah yang strategis bagi santriwati untuk belajar berinteraksi dengan masyarakat, memahami kondisi sosial-keagamaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai calon kader umat.

Selama pelaksanaan PPM, santriwati ditempatkan di berbagai lingkungan masyarakat, seperti desa, kampung, serta lembaga pendidikan setempat. Mereka terlibat langsung dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, antara lain mengajar di madrasah dan TPA, menjadi imam dan pendamping kegiatan ibadah, mengisi pengajian anak-anak dan ibu-ibu, serta membantu kegiatan keislaman di masjid dan mushala. Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai pengabdian, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam diri santriwati.

Mengabdi dan Berdakwah: Praktik Pengabdian Masyarakat Santriwati Akhir TMI
PPM Santriwati Akhir

Maksud utama dari pelaksanaan PPM ini adalah dakwah Islamiyah, yaitu menyampaikan dan menanamkan ajaran Islam dengan cara yang santun, bijak, dan sesuai dengan kondisi masyarakat. Santriwati dilatih untuk berdakwah tidak hanya melalui lisan, tetapi juga melalui sikap, perilaku, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan langsung nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Selain itu, PPM juga bertujuan untuk menyebarkan nilai-nilai Islam, seperti akhlakul karimah, kedisiplinan, ukhuwah Islamiyah, serta semangat belajar dan beribadah. Santriwati diharapkan mampu menjadi contoh generasi muda yang berakhlak baik, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Melalui interaksi yang intens dengan masyarakat, santriwati belajar bagaimana menerapkan nilai-nilai tersebut dalam konteks kehidupan nyata.

Tujuan lain yang tidak kalah penting dari kegiatan PPM ini adalah mensyiarkan Pondok Pesantren Darunnajah kepada masyarakat luas. Kehadiran santriwati di tengah masyarakat menjadi sarana pengenalan sistem pendidikan, nilai, dan visi pesantren Darunnajah. Dengan akhlak yang baik, kedisiplinan, serta kontribusi nyata dalam kegiatan keagamaan, santriwati diharapkan mampu memberikan citra positif tentang pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang mencetak generasi berilmu dan berakhlak mulia.

Mengabdi dan Berdakwah: Praktik Pengabdian Masyarakat Santriwati Akhir TMI
PPM Santriwati Akhir TMI

Secara keseluruhan, Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) di Tasikmalaya ini menjadi pengalaman berharga bagi santriwati akhir TMI. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan dakwah dan sosial, tetapi juga membentuk kepribadian santriwati agar siap terjun ke masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren. Melalui PPM, santriwati belajar bahwa ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan dan dibagikan untuk kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.

Dengan terlaksananya PPM ini, diharapkan dapat melahirkan generasi santriwati yang siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. -NA

Pendaftaran Santri Baru