CIGEULIS, PANDEGLANG – Pondok Pesantren Darul Muzariin Darunnajah 23 Cigeulis kembali melaksanakan agenda tahunan yang menjadi tonggak penting bagi santri tingkat akhir, yaitu Amaliyah Tadris atau praktik mengajar. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 Februari 2026 ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan syarat kelulusan utama yang wajib ditempuh oleh seluruh santri kelas 6 TMI untuk menguji kesiapan mereka menjadi pendidik di masa depan.

Rangkaian kegiatan ini sebenarnya telah dimulai sejak tanggal 20 Februari 2026 melalui sesi pembekalan intensif. Dalam tahap persiapan tersebut, para santri diwajibkan melakukan koordinasi ketat dengan guru pengampu mata pelajaran untuk menentukan materi dan judul ajar yang sesuai. Tantangan semakin nyata ketika para santri harus menyusun I’dad Tadris atau persiapan mengajar tertulis yang menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris secara penuh, menyesuaikan dengan disiplin ilmu yang akan mereka sampaikan di kelas. Selama proses penyusunan ini, setiap santri mendapatkan bimbingan khusus dari guru pembimbing untuk memastikan akurasi materi dan metodologi pengajaran.
Pada saat hari pelaksanaan, suasana kelas berubah menjadi laboratorium pembelajaran yang dinamis. Santri kelas 6 TMI bertindak sebagai guru profesional yang menghadapi santri kelas 2 dan 3 TMI sebagai murid mereka. Setiap pengajar muda ini membawa mata pelajaran yang berbeda-beda, sehingga variasi metode pembelajaran sangat terlihat di setiap ruang kelas. Fokus utama dari praktik ini adalah untuk menanamkan tanggung jawab, menguatkan karakter, serta melatih keteladanan santri di depan publik.

Sebagai penutup dari rangkaian praktik tersebut, setiap peserta diwajibkan mengikuti sesi evaluasi atau diskusi kelompok bersama teman sejawat dan guru pembimbing. Dalam sesi ini, setiap detail penampilan di dalam kelas dibedah untuk memberikan masukan yang konstruktif. Proses evaluasi ini menjadi bagian paling krusial karena bertujuan untuk memperbaiki setiap kesalahan yang terjadi, sehingga para santri kelas 6 TMI dapat memetik pelajaran berharga dan tumbuh menjadi pendidik yang jauh lebih baik lagi di kemudian hari.




