Membangun Mental Juara, 1.130 Santri Darunnajah 2 Cipining Jalani Ujian Lisan

Membangun Mental Juara, 1.130 Santri Darunnajah 2 Cipining Jalani Ujian Lisan

Semangat pagi menyelimuti Lapangan Horizon Kampus 3 Putra Pesantren Darunnajah 2 Cipining saat 1.130 santri dan 50 guru mengikuti apel pembukaan ujian lisan semester ganjil tahun ajaran 2024-2025, Senin (11/11).

“Ujian lisan bukan hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga membentuk mental dan adab santri dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan,” tegas Ustadz Musthafa Kamal, M.Pd dalam sambutannya yang menginspirasi para peserta ujian.

Momentum evaluasi yang memadukan aspek pengetahuan dan kepribadian ini menjadi kesempatan emas bagi santri membuktikan kematangan mereka dalam penguasaan berbagai bidang keilmuan, khususnya bahasa Arab dengan segala cabang pembelajarannya.

Program evaluasi komprehensif ini menghadirkan inovasi dengan melibatkan santri kelas Nihai sebagai asisten penguji, menciptakan ekosistem pembelajaran yang unik dimana senior turut bertanggung jawab dalam proses pendidikan adik kelasnya.

Materi ujian mencakup spektrum yang luas, mulai dari Durusul Lughah, Muhadatsah, Terjamah, hingga Balaghah untuk tingkat MA/SMK, dengan durasi bervariasi antara 20 hingga 40 menit, disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan jenjang pendidikan.

Santri putri dengan jumlah 1.316 santri pun tidak ketinggalan mengikuti rangkaian ujian yang sama di Lapangan Futsal Kampus 1, menunjukkan komitmen pesantren dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kesopanan dan keislaman.

Di penghujung apel, Ustadz Ivan menyampaikan tata tertib ujian yang menekankan pada kedisiplinan dan kejujuran, termasuk larangan membawa buku ke ruang ujian dan kewajiban membawa kartu peserta ujian yang dibagikan oleh wali kelas.

Lebih dari sekadar evaluasi akademik, ujian lisan ini menjadi cermin kesiapan para santri menghadapi tantangan masa depan, dimana kemampuan komunikasi verbal dan pengendalian diri menjadi kunci kesuksesan di era modern.

Seminggu menjelang ujian tulis, evaluasi lisan ini menjadi gerbang pemantapan mental dan spiritual bagi para santri, membekali mereka tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga ketangguhan karakter yang akan berguna sepanjang hayat. (DR)

Pendaftaran Santri Baru