Cara Cepat dan Mudah Menghafal Al-Qur’an :

Niat dan Yakin

Niat dan Keyakinan

Sesungguhnya setiap perbuatan diawali dengan niat. Karna jika tidak ada niat semua tidak akan berjalan dengan baik. Seperti hadits Rasulullah SAW :

((عن عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّمَا الأعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ ))

Ketika kita ingin menghafal Al-Qur’an yang diawali adalah Niat. Kita harus meluruskan niat. Untuk apa kita menghafal? Apakah untuk pamer? Untuk mendapatlan gelar Al-Hafizh? Tentu saja Tidak. Kita harus menghafal dengan niat Lillahi Ta’ala. Karena ingin mencari Ridho Allah SWT.

Dan ketika niat kita karena allah, rintangan semacam apapun yang menghalangi kita tidak akan menggoyahkan langkah. Itulah langkah awal kita menghafal Al-Qur’an

Wudlu

Berwudlu

Sebelum kita menghafal, kita harus mensucikan diri kita supaya terhindar dari godaan dan hati pun lebih tenang. Dan Allah pun Berfirman:

إنَّه لقرآن كريم. فِي كِتَابٍ مَكْنُون. لا يَمَسُّهُ إلَّا المُطَهَّرُون” (الواقعة : ٧٧-٧٩”

“77Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia, 78Pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), 79Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.”

Jadi,  Wudlu pun berpengaruh ketika kita ingin menghafal Al-Qur’an dan akan mendapatkan Ridho Allah SWT.

Keluar dari Zona Nyaman

Keluar dari Zona Nyaman

Maksud dari keluar dari zona nyaman adalah cari tempat yang nyaman dan tidak mendekati tempat yang membuat hasrat keingininan kita muncul. Contoh : Tempat Bermain, Tempat Makan, dll. Lalu duduk lah dengan etikanya. Karena Al-Qur’an harus dihormati.

Doa

Membaca Doa

Sebelum kita menghafal hendaklah kita berdoa. Karna doa akan mempermudah kita dalam menghafal.

Yang pertama dengan membaca Bismillah : بسم الله الرحمان الرحيم

Yang kedua dengan membaca Istighfar 3x : الستغفر الله العظيم

Yang kedua dengan membaca doa untuk orang tua رب اغفرلي ولوالدي و ارحم هما كما ربيا ني صغيرا

Dan yang terakhir :

اللهم ارحمني بترك معاصيك أبداً ما أبقيتني، وارحمني من تكلف ما لا يعنني، وارزقني حسن المنظر فيما يرضيك عني، وألزم قلبي حفظ كتابك كما علمتني، وارزقني أن أن أتلوه على النحو الذي يرضيك عني. اللهم نور بكتابك بصري، واشرح به صدري، وفرح به قلبي، وأطلق به لساني، واستعمل به بدني، وقوني على ذلك، وأعني عليه إنه لا معين عليه إلا أنت، لا إله إلا أنت‘

Ya Allah Swt rahmati untuk (dapat) meninggalkan maksiat kepada-Mu selamanya selagi engkau masih memberi kesempatan kepadaku. Kasihani diriku dari hal yang tak sanggup aku pikul. Karunialiah aku itikad baik dan ketertarikan kepada hal yang Engkau sukai. Teguhkan hatiku untuk menghafal kitab-Mu sebagaimana Engkau ajarkan kepadaku. Karuniailah aku untuk (dapat) membacanya sesuai yang Engkau sukai. Ya Allah dengan kitab-Mu terangilah penglihatanku, lapangkanlah dadaku, bahagiakan diriku, bebaskan (belenggu) lidahku, terapkanlah kepada badanku, kokohkanlah diriku atasnya dan bantulah diriku untuk hal tersebut, sesungguhnya tiada penolong untuk hal tersebut kecuali Engkau, tiada tuhan selain Engkau.

Ini adalah tips cepat menghafal Al-Qur’an. Menghafal Al-Qur’an akan membuat hati kita merasa tenang. Bukan hanya itu saja, Al-Qur’an akan melindungi kita dimanapun kita berada. Dan akan menyelamatkan kita ke akhirat kelak.

Dan hadiah para penghafal Al-Qur’an adalah :

  1. Dipakaikan Mahkota
  2. Akan dikumpulkan bersama para malaikat yang taat
  3. Dan ditinggikan derajatnya

Sesuai dengan yang terdapat di dalah sebuah hadits, dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Baginda bersabda, orang yang hafal Alquran kelak akan datang dan Alquran akan berkata:

“Wahai Tuhan, pakaikanlah dia dengan pakaian yang baik lagi baru.”Maka orang tersebut diberi mahkota kehormatan.

Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan tambahkanlah pakaiannya.” Kemudian orang itu diberi pakaian kehormatannya. Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan, ridhailah dia.” Maka kepadanya dikatakan, “Baca dan naiklah.” Dan untuk setiap ayat, ia diberi tambahan satu kebajikan.” (HR. At Tirmidzi).