Lagi, Training Of Trainer Lahirkan 104 Pelatih Seni Bela Diri

Lagi, Training Of Trainer Lahirkan 104 Pelatih Seni Bela Diri

Patah Tumbuh Hilang Berganti, Sebelum Patah Sudah Tumbuh, Sebelum Hilang Sudah Berganti. Kata bijak tersebut merupakan sebuah aksioma dalam pendidikan dan pengasuhan di kawah candra dimuka Darunnajah 2 Cipining Bogor, salah satunya terwujud dalam program Seni Bela Diri Darunnajah Cipining (SBDC).

Mengingat santri kelas 6 TMI segera akan menyerahkan tongkat estafet Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) dan juga menghadapai aneka kegiatan penting program akhir di pesantren seperti Ujian Praktek Mengajar (Tarbiyah ‘Amaliah/ ‘Amaliyah Tadris),  Panggung Gembira,  Fathul Kutub, Ujian Akhir Pesantren (Imtihan Nihai) hingga Wisuda Santri (Haflah Takhaurrj), maka tugas mereka melatih seni bela diri adik-adik kelasnya dalam latihan pekanan hari Jum’atm perlu dilimpahkan kepada santri kelas 5 TMI. Regenerasi.

Agenda tahunan dalam rangka mengembangkan potensi dan bakat santri kelas 5 TMI angkatan 30 ini dibersamai 3 pelatih profesional dalam bidang seni bela diri: Ustadz Muhammad Arsyad Umar (pernah ikuti Kejuaran di Vietnam, info lengkapnya bisa dibaca dalam buku terbitan Pustaka Darunnajah: Sabilun Najihin bab Dioarama Asa Di Manca Negara), Ustadz Anwar Maulana dan Ustadz Muhammad Hamdani. Ketiga pelatih tersebut merupakan alumni TMI Darunnajah Cipining yang terus berkiprah di daerah masing-masing. Sengaja pelatih dihadirkan dari alumni agar lebih pas dan optimal dalam memberikan arahan, motivasi dan mengembangkan santri dalam kategori pelatihan pencak silat.

Kepanitian TOT diketuai oleh Ustadz Ananda Sultan, selama 4 hari pada26 sampai 29 Desember 2021. Pembukaan  TOT telah dilaksanakan pada pagi hari dimulai 26/12/21 pukul 07.30 – 10.00 wib di aula kampus 3, serta langsung dilanjutkan dengan penyampaian materi latihan, termasuk penjelasan tata-tertib selama TOT SBDC.

Berikut susunan lengkap panitia:

Ketua: 1. Ananda Sultan
Sekretaris : 1. Adril Nizar
Bendahara : 1. Musthafa Sa’id
Bagian acara : 1. Muhammad Fadjri
2. Roby Hizbullah
Bagian konsumsi : 1. ust Ainun Najib
2. Ust Abdurrahman
3. Ust hibal
Dokumentasi : 1. Syarif Hidayat
2. Muzakkir Mukhlis salam

Jelang Longmarch ke Jasinga

Berikut interview Wardan dengan pelatih TOT SBDC:

Nama : Ustadz Muhammad Arsyad Umar
Alamat : DKI JAKARTA
Jabatan : Pelatih atlet nasional DKI Jakarta.

Penjelasannya: “Untuk menjadi pelatih silat yang baik, pertama itu harus menjadi contoh “leader by example”, kemudian agar menjadi atlet silat yg handal di perlukan 3 tahap, tahap yg pertama itu persiapan umum, dimulai dari fisik, daya tahan tubuh dan pelenturan otot. Kemudian yang ke dua itu ada persiapan khusus, yaitu tehnik dan strategi dalam hal ini bertujuan untuk mematangkan kesetabilan tubuh, kemudian yang ke 3 itu ada pra kompetensi, jadi ada separing atau latih tanding. Bertujuan agar jam latihan berkualitas. Kita sebagai atlet juga harus pintar mengatur waktu dan juga menentukan target yang pas! “.

Ustadz Arsyad juga menambahkan untuk membentuk atlet yang berkualitas maka ada hal-hal yang perlu di perhatikan, antara lain sebagai berikut :
1. Pukulan yang bagus, target yang pas, dan tendangan yang pas ( lurus ).
2. Kemampuan untuk menghindar.
3. Kekuatan yang maksimal.
4. Kelincahan atau speed.

Maka dari itu, perlu latihan setiap hari. tiada hari tanpa latihan, tiada latihan tanpa target, usaha tanpa doa itu sombong, maka ada beberapa poin yang harus diingat selamanya oleh para atlet, yaitu :
1. Ibadah dan Doa.
2. Latihan.
3. Prestasi.

Jadilah pendekar dan pembela agama yang berkualitas. Allah lebih menyukai orang beriman yang kuat daripada yang lemah.sebagaimana ikrar Seni Beladiri Darunnajah Cipining (SBDC) yang ke 6 yaitu dengan iman dan ahlaq saya menjadi kuat tanpa iman dan ahlaq saya menjadi lemah.

 

Selain penyampaian teori dan pelatihan teknis jurus serta penjurian dalam fighting, mereka juga diharuskan long march sekira 20 kilometer dari pesantren ke GOR Jasinga. Filosofinya agar mereka siap lahir batin jalan amanat berikutnya: melatih SBDC kepada adik-adik kelasnya dengan ikhlas dan semangat.

Sesuai penilaian panitia dan pelatih maka dalam TOT SBDC tahun 2021 ini ditetapkan 3 peserta dengan kategori berikut:

Peserta terbaik adalah Renaldy Afif Zaeny.

Peserta terfavorit adalah Falih Rizky Anhari.

Peserta tercepat adalah Muhammad Mukti.

Yang terakhir disebut ini merupakan peserta yang pertama kali sampai ke lokasi tujuan long march di GOR Jasinga sembari membawa bendera IPSI. Lebih istimewa lagi karena Mukti pada saat itu sedang dalam puasa sunnah hari Kamis sebagaimana biasanya para santri mendawamkan puasa Senin – Kamis kecuali ketika ada kegiatan fisik yang berat seperti TOT SBDC atau Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) SBDC dan lainnya. Hal ini membangkitkan memori kita, betapa dulu Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat mulia sangat luar biasa: malam hari mereka qiyamul lail nan lama, siang hari mereka berperang dalam keadaan puasa dan menang pula menumpas musuh Allah SWT.

Adalah Irvine Paramadija, salah seorang santri Kelas 5 TMI menyampaikan testimoninya: ” Semoga dengan diadakannya Trainer Of Traines ini dapat mencetak pelatih-pelatih yang lebih berkualitas sehingga bisa mencetak atlet atlet yang lebih berkualitas juga, hingga mendunia. Alhamdulillah Trainer Of Traines berjalan dengan lancar, dari mulai pembukaan hingga penutupan, ana merasa bersyukur sekali dengan kegiatan ini karena bisa mendapatkan ilmu dari narasumber narasumber yang kemampuannya tidak diragukan lagi, dan menurut ana kegiatan ini penting banget khususnya untuk santri darunnajah yang sudah terkenal dengan padepokan silatnya agar pelatih yang melatih bukan pelatih asal asalan tapi pelatih yang berkualitas sehingga tercapainya sebuah harapan!” (Wardan/ Andi Wahyudi).

Pendaftaran Santri Baru