Kebahagiaan merupakan dambaan setiap orang dimana pun berada khususnya Umat Muslim. Tak ada orang yang tidak mengharapkan kebahagiaan. Karena kebahagiaan adalah ketenangan jiwa, hati dan fikiran secara mutlak. Apalagi kebahagiaan yang berkaitan dengan Akhirat sekalipun Non Muslim itu sendiri. Akan tetapi kebahagiaan itu akan didapatkan hanyauntuk umat Nabi Muhammad saw yang senantiasa mengikuti apa yang dikatakan dan dilakukannya. Bahkan ia akan mendapatkan syafaatnya di akhirat nanti.
Kunci ini yang akan membawanya senantiasa selamat dunia akhirat. Bahkan akan selalu mendapatkan kemenangan, mendatangkan rizki yang tidak diduga-duga serta rahmat lain (kesehatan, pendidikan dan lain-lain) yang sesuai apa yang sudah di janjikan-Nya. Pada saat ia mendapatkan masalah pun Allah swt memberikan jalan keluar (solusi) kepadanya selagi ia menyerahkan segala urusannya hanya kepada Allah swt.

Oleh karenanya, apa sih kunci kebahagiaan di dunia dan di akhirat itu? Rasulullah saw bersabda, “bertakwalah kepada Allah dimanpun kau berada….. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)”

Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahu’anhu, ia berkata: ‘Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

اتق الله حيثما كنت ، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن
Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik‘” (HR. Ahmad 21354, Tirmidzi 1987, ia berkata: ‘hadits ini hasan shahih’)

Firman Allah swt:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs. Al Hasyr: 18)

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kalian mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102)

Itulah kunci kebahagian dunia akhirat yakni bertakwa. Kita menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dimana pun kita berada. Dengan bbertamkwa ini kita akan bahagia dunia akhirat.
Kenapa? Karena kita akan dekat dengan Allah. Jika kita sudah dekat dengan Allah maka kita akan dicukupkan segala kebutuhan kita baik rizki, jodoh, kesehatan, kehidupan, maupun cobaan yang datang allah membantunya. Ibarat kita memiliki seotrang teman dekat yang mana kita jauh dengan orangtua maka disaat kita sedang mengalami kesusahan sedangkan orang tua jauh dengan kita secara otomatis (biasanya) teman dekat kita yang membantu kita karena hanya dia yang dekat dengan kita. Nah, begitu pula dengan Allah jika kita dekat dengan-Nya maka Allah pun akan dekaat dengan kita sehingga Allah pun akan membantu kita saat kita membutuhkan pertolongn-Nya bahkan disaat kita tidak meminta (berdoa) kepadanya namun pada saat kita butuh sesuat Allah memenuhi kebutuhan itu, karena apa? Karena kita bertakwa kepada-Nya.

Maka dari itu, mari kita penuhi segala perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya yakni bertakwa kepada-Nya agar bahagia didunia dan akhirat. (WARDAN/Rabiah Adawiyah)