Kiat 7 M Dalam Berkomunikasi

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Contoh Komunikasi
Contoh Komunikasi

1. MULAI

Disadari atau tidak bahwa ada kecenderungan saling curiga antar orang-orang yang belum saling mengenal. Untuk itu, perlu ada yang ambil inisiatif untuk MULAI sebuah komunikasi. Jika saling bertahan dalam diam, jangan diharapkan akan ada kesinambungan.

2. MENYIMAK

Ketika komunikasi sudah mulai berjalan, hendaknya saling berbagi kesempatan menyampaikan. Jangan ada dominasi, apalagi memaksakan diri menjadi pusat perhatian. Perhatikanlah, Allah SWT mengaruniakan 2 telinga dan 1 mulut itu berfilosofi lebih banyak menyimak daripada berbicara.

3. MENGAPRESIASI

Pada dasarnya semua orang senang dipuji dan tidak suka dicaci-maki. Dalam berkomunikasi janganlah pelit memuji, tentu secara proporsional. Fokus pujian kepada isi atau materi pembicaraan.

4. MERESPON

Agar komunikasi berjalan nyaman dua arah, hendaknya saling merespon. Dalam merespon ini bisa saja menggunakan bahasa verbal. Namun yang lebih terkesan justru respon yang ditunjukkan oleh Bahasa Tubuh. Menganggukkan kepala, tersenyum, wajah cerah, mata berbinar, jarak nan dekat merupakan sebagian respon positif dalam komunikasi.

5. MEMPERBAIKI

Terakadang didapatkan sesuatu yang kurang bahkan tidak benar dari isi atau materi pembicaraan. Dalam hal ini, jangan segan-segan untuk memperbaiki. Nasehat untuk sebuah kesalahan ibarat obat merah bagi sebuah luka luar : berani menahan perihnya obat merah dan akan segera sembuh lukanya, atau tidak mau merasakan perihnya obat merah namun pada akhirnya lukanya semakin parah walhasil harus diamputasi?!.

6. MAKSIMALKAN

Jadikan setiap orang yang ditemui dan diajak komunikasi sebagai guru. Dengan sikap tersebut maka akan muncul upaya terbaik untuk menggali berbagai macam info dari partner tersebut. Jangan tertipu dengan penampilan fisik dan gelar akademis. Fokuslah dengan isi, materi dan pencerahan yang disampaikan.

7. MARDHATILLAH

Di atas segalanya, hendaknya komunikasi melibatkan hati. Sehingga ada keridhaan Allah menyertai. Motif utama komunikasi hendaknya untuk saling berbagi dan bersinergi. Jauhkan dari sikap pragmatis.

Rumah Kesuksesan, Senin, 29/2/2016. 09:16 wib.

(Mr. MiM).

 

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait