Keutamaan Shalat Tarawih

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Keutamaan Shalat Tarawih

Bersumber dari Ali bin Abi Thalib karromallohu wajhah. Rosulullah pernah ditanya tentang keutamaan shalat tarawih, Rosulullah saw bersabda:

  1. Keutaman malam pertama  seorang mukmin terhapuskan dari dosanya seperti hari ia baru  dilahirkan oleh ibunya.
  2. Keutaman malam kedua diampuni dosanya dan kedua orang tuanya jika keduanya orang yang beriman.
  3. Keutamaan malam ketiga berserulah seorang malaikat dari bawah arasy, mulailah oleh kamu beramal, Allah telah mengampuni dosamu yang terdahulu
  4. Keutamaan malam keempat mendapatkan pahala seperti membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al Qur’an
  5. Keutamaan malam kelima Allah memberikan pahala seperti shalat di masjid Haram, masjid Nabawi, dan masjid Aqso
  6. Keutamaan malam keenam Allah memberikan pahala orang yang thawaf di baitil makmur dan memohonkan ampun baginya oleh segala batu dan lumpur
  7. Keutamaan malam ketujuh seolah-olah ia mengalami zaman Nabi Musa  dan menolongnya dalam melawan Fir’aun dan Haman
  8. Keutamaan malam kedelapan Allah memberikan apa-apa yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS
  9. Keutamaan malam kesembilan seolah-olah ia menyembah Allah seperti ibadahnya Nabi Muhammad SAW
  10. Keutamaan malam kesepuluh Allah memberikan rizki (kepadanya) kebaikan dunia dan akhirat
  11. Ketamaan malam kesebelas keluar ia dari dunia (mati) seperti hari dilahirkan oleh ibunya
  12. Keutamaan malam kedua belas datang ia pada hari kiamat sedang wajahnya laksana bulan di malam empat belas
  13. Ketamaan malam ketiga belas datang ia pada hari kiamat dalam keadaan aman dari kejahatan
  14. Keutamaan malam keempat belas datanglah seorang malaikat menyaksikan baginya bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak periksa ia pada hari kiamat
  15. Keutamaan malam kelima belas memintakan ampun untuknya oleh para malaikat pemikul arasy dan kursi
  16. Keutamaan malam keenam belas Allah menulis baginya kebebasan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga
  17. Keutamaan malam ketujuh belas diberikan kepadanya seperti pahala para nabi
  18. Keutamaan malam kedelapan belas berserulah seorang malaikat: “Wahai hamba Allah sesungguhnya Allah telah ridho kepadamu dan kepada kedua orang tuamu
  19. Keutamaan malam kesembilan belas Allah mengangkat derajatnya pada surga firdaus
  20. Keutamaan malam kedua puluh diberikan kepadanya pahala orang-orang yang mati syahid dan orang-orang yang sholeh
  21. Keutamaan malam kedua puluh satu Allah buatkan untuknya sebuah rumah dari nur (cahaya) di dalam surga
  22. Keutamaan malam kedua puluh dua  datang ia di hari kiamat  dalam keadaan aman dari segala duka cita
  23. Keutamaan malam kedua puluh tiga Allah SWT buatkan untuknya sebuah kota di dalam surga
  24. Keutamaan malam kedua puluh empat ada baginya dua puluh empat macam do’a yang mustajab
  25. Keutamaan malam kedua puluh lima Allah angkatkan daripadanya azab kubur
  26. Keutamaan malam kedua puluh enam Allah SWT angkatkan baginya pahala (ibadah) empat puluh tahun
  27. Keutamaan malam kedua puluh tujuh berlalu ia di atas shirat pada hari kiamat secepat kilat menyambar
  28. Keutamaan malam kedua puluh delapan Allah angkatkan baginya seribu derajat di dalam surga
  29. Keutamaan malam kedua puluh sembilan Allah berikan pahala seribu haji yang diterima
  30. Keutamaan malam ketiga puluh Allah SWTberfirman:”Wahai hambaku makanlah olehmu daripada buah-buahan surga, mandilah dari air salsabil, dan minumlah dari air kautsar, Aku Tuhanmu dan engkau adalah hambaku

 

Semoga dengan mengetahui keutamaan shalat tarawih, kita tidak melalaikannya walaupun hanya sehari. Amin (anggra/abdul syukur)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Video Call Santri Dengan Orang Tua

Pesantren memberi fasilitas video call gratis bagi santri untuk menjalin komunikasi yang baik dengan ayah dan ibu tercinta Darunnajah Principal’s Speech On The Courtesy Call