Kenikmatan Yang Membuat Manusia Tertipu

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Islam menempatkan waktu sebagai suatu perkara penting bagi kehidupan manusia, jika tak dimanfaatkan dengan baik, maka kerugianlah yang akan di dapatkan. Waktu merupakan salah satu nikmat dari Allah SWT, sudah sepantasnya manusia dapat mempergunakannya secara baik, efektif dan semaksimal mungkin  mengerjakan amal-amal shalih.

Al-Hasan Al Bashri berkata “Tanda Allah berpaling dari seorang hamba, Allah menjadikannya sibuk dalam hal yang sia-sia sebagai Allah menelantarkannya”, dari kutipan diatas sebaiknya kita tidak menyia-nyiakan waktu kita untuk hal-hal yang tidak berguna. Diantara nikmat besar yang sering dilupakan manusia adalah nikmat waktu luang.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

نِعْمَتَانِ مَغْبُوْنٌ فِيْهِمَا كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ، الصِّحَةُ وَالفَرَاغُ

“Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang” (HR. Bukhari)

Waktu selalu berjalan tanpa kompromi, dan waktu yang telah berlalu tak akan pernah kembali, jika kita tidak menggunakan waktu untuk hal yang bermanfaat maka waktu yang akan meindas manusia. Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin, berikut ini hal-hal yang dapat di lakukan untuk memaksimalkan penggunaan waktu:

  1. Perencanaan (Planning)

Segala pekerjaan kita harus terencana dengan baik, tersusun, terjadwalkan, disertai dengan target yang akan di capai. Allah berfirman dalam surah Al-Hasyr: 18 “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaknya setiap jiwa/orang yang merenungi apa yang dilakukan hari esok”

  1. Menetapkan tujuan hidup

Seseorang muslim wajib mengetahui bahwa tujuan Allah menciptakannya adalah untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimana firman Allah “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada–Ku” (Q.S. Az-Dzariyat:56)

  1. Memanage Waktu

Memanage waktu adalah hal yang paling penting agar waktu kita tidak terbuang sia-sia, seperti yang Rasululllah ajarkan kepada kita dalam mengatur waktu selama 24 jam menjadi 1/3 (8 jam), yaitu 1/3 untuk kerja, 1/3 untuk beribadah, 1/3 untuk istirahat.

Adapun beberapa point-ponit yang menerangkan bahwasannya waktu adalah salah satu nikmat Allah SWT yang sangat berharga bagi manusia:

  1. Waktu adalah modal manusia
  2. Waktu sangat cepat berlalu
  3. Waktu yang berlalu tidak pernah kembali
  4. Manusia tidak mengetahui kapan berakhirnya waktu yang diberikan untuknya

Dengan demikian, waktu sangatlah penting dan berharga, oleh karena itu Islam memperintahkan umatnya agar menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

(dn.com/Nafisah)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait