Kenapa Rezki Enggan Menghampiri Kita?
Menu

Kenapa Rezki Enggan Menghampiri Kita?

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

rezkiRezeki adalah milik Allah, dan Allah yang akan memberikannya kepada siapa saja yang dikehendakinya, “Hai manusia, ingtlah akan nikmat Allah kepadamu. Apakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi?” (QS. Fathir: 3)

Allah akan memberikan rezki kepada mereka yang dengan sungguh-sungguh mencarinya serta dalam jalan yang baik dengan diikuti dengan do’a penuh pengharapan dan keyakinan kepada Sang Pemberi Rezki. “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (bagi semua urusan)). Dan memberikannya rezki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (segala keperluannya).” (QS. Ath Thalaq: 2-3)

Namun, terkadang apa yang kita inginkan tidak kunjung datang dan tidak sesuai yang dibayangkan. Meski kita sudah berusaha dengan sungguh-sungguh disertai do’a namun masih saja dalam kekurangan, dikarenakan ada beberapa hal salah yang menjadi kebiasaan kita, menjadikan rezki tidak kunjung tiba bahkan menjauhi kita. Beberapa kesalahan yang sering kita lakukan adalah:

  1. Perhitungan dalam melakukan kebaikan

Dalam melakukan kebaikan selalu ada saja yang diperhitungkan, apakah nantinya ada imbalannya, apakah yang ditolong akan menolong balik dan sebagainya, yang ada dalam fikirkan kita adalah dalam menolong orang harus ada balasannya saat itu juga, tanpa adanya keikhlasan dalam hati dan mengharap ridha dari Allah swt.

2. Pelit dalam bersedekah

Kita tidak menyakini bahwasanya bersedekah adalah jalan untuk memperkaya diri, sehingga kita enggan untuk bersedekah memberikan sebagian rezki yang kita punya kepada orang yang membutuhkan. Yang sebenernya itulah pangkal dari menjauhnya rezki kepada kita.

3. Mengeluh kekurangan uang

Serakah terhadap harta/uang menjadikan mata gelap terhadap uang, meski sudah memiliki uang masih saja mengeluh uangnya sedikit, kekurangan uang tidak pernah merasa cukup dengan apa yang sudah diberikan oleh Allah.

4. Ria dalam bersedekah

Salah satu penyakit yang berbahaya dalam diri manusia yakni ria, kita malas dan jarang berbuat baik, enggan bersedekah namun ketika bersedekah dengan bangganya memberitau semua orang seakan-akan orang paling dermawan.

5. Suka mengungkit pemberian

Tidak seberapa yang kita berikan kepada orang lain namun tiada henti-hentinya dalam mengungkit-ungkitnya, melakukan berbagai cara agar semua orang tau bahwa kita pernah berbuat baik kepada orang lain.

6. Banyak melakukan maksiat

Maksiat adalah penghalang datangnya kebaikan, siapa yang banyak melakukan maksiat maka hidupnya akan jauh dari kebaikan, oleh karena itu mari berusaha menghindari berbagai aktifitas yang mengandung kemaksiatan.

7. Jarang beristigfar

Tidak dekatnya kita kepada Sang Pemberi salah satu hal yang menjauhkan kita dari rezki, mendekatkan diri dengan memperbanyak istigfar mengakui sebagai hamba yang hina adalah jalan datangnya rezki kepada kita, jarang bahkan enggan beristigfar itulah yang menjauhkan kita dari rezki dari Allah swt.

8. Tidak bersyukur

Inilah yang membuat kita selalu tidak nyaman dalam menjalani kehidupan karena tidak adanya rasa syukur terhadap limpahan ni’mat yang telah Allah berikan kepada kita. Kita cenderung memikirkan yang tidak ada dan melupakan apa yang sudah Allah berikan untuk kita, enggannya mensyukuri apa yang Allah berikan kepada kita itulah yang menjadikan Allah enggan memberikan ni’mat yang lebih kepada kita. Wallahu’alam.

(MAS)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait