Menu

Hidup Sehat Tanpa Plastik

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Bulan Februari tahun 2012 adalah awal bagi pengurus OSDC  (Organisasi Santri Darunnajah Cipining) masa bhakti 2012-2013 guna mengabdikan diri kepada pesantren Darunnajah Cipining. Point penting lain adalah para pengurus ini menjadi tangan kanan dewan guru dalam kegiatan santri.

Dengan kekuatan pengurus OSDC putri yang berjumlah 80 santri, mereka berupaya dan berobsesi untuk membangun pesantren dengan mewujudkan program kerja dan visi mereka.  Selain mereka sadar, menjadi pengurus adalah suatu kebanggan, mereka juga menganggap kepengurudan adalah amanah suci yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

“Sebagai bukti kebanggaan, kami telah memulainya dari semangat memperingati Maulid Nabi SAW, mengadakan aneka lomba pada setiap bulan pada setiap bagian. Beberapa kreativiatas santri juga telah kita fasilitasi dengan kursus-kursus dan latihan-latihan. Kami juga tiada pernah merasa lelah untuk membimbing adik-adik kami” ujar Zulfa Qurrotu ‘Aini, wakil ketua pengurus OSDC.

Jajaran pengurus OSDC menyadari, bahwa faktor penting dari kesuksesan sebuah organisasi adalah kekompakan, semangat dan tetap ikhlas dalam melaksanakan tugas. Untuk menciptakan atmosfir yang selalu kondusif, OSDC menerapkan motto ‘Menjadi suri tauladan dan menciptakan anggota yang kreatif dan inovatif’.

Berbicara soal program yang tengah berjalan, OSDC mencita-citakan terciptanya pesantren yang nyaman, indah dan menawan. Maka kampanye yang dijalankan adalah ‘Pesantren Bebas Plastik’.

“plastik merupakan barang yang sulit dipisahkan dari kehidupan manusia.  Padahal plastik itu sendiri tidak baik untuk digunakan karena merupakan barang yang sulit didaur ulang. Beribu-ribu bakteri terkandung di dalamnya tanpa kita sadar. Ribuan sampah plastik yang kami buang setiap harinya. Dibakarpun juga tidak baik” tambah Zulfa.

Mensikapi hal itu, pengurus OSDC mulai memberikan himbauan, untuk menciptakan pesantren bebas plastic, harus dimulai dari kebiasaan kecil. Salah satunya adalah mengurangi penggunaan plastik. Hal yang telah dilakukan adalah memulai jajan di kantin atau waserda dengan tanpa menggunakan plastik  dan menggantinya dengan tempat makan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini telah berjalan sepekan ini. Hasilnya, kami tidak lagi melihat plastik berserakan dimana-mana” jelas Zulfa.

Di OSDC, bagian yang intensif memantau kebersihan dan kerapihan kawasan pesantren adalah bagian K3 (Kerapihan, Keindahan, dan Kebersihan).  Bagian ini termasuk baru ada di kepengurusan tahun ini. “Kita tunggu program kerja bagian-bagian lain yang lebih heboh!!!” tantang Zulfa. (Warna/Rulitha Pratiwi).

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait