Alhamdulillah, kita telah dapat melaksanakan Ibadah pusa setengah bulan lebih. Dengan Berpuasa dibulan Ramadhan, kita akan dapat mendapatkan hal-hal yang tidak kita dapatkan diluar Ramadhan. Dosa-dosa yang telah lampau akan diampuni. Kemudian dengan mendirikan Qiyamu Ramdhan (Ibadah dimalam Ramadhan), ada Ibadah Tarawih, ada ibadah sahur, ada Tadarus, ada Shalat witir dan juga shalat-shalat yang lain, ini pun oleh Rasulullah saw dikatakan akan bisa menghapuskan dosa-dosa kita yang telah lampau.

Demikian juga dengan Malam Lailatul Qadar, orang yang beribadah di malam Lailatul Qadar, juga oleh Allah swt akan diampuni dosa-dosa sebelumnya, bahkan Lailatul Qadar lebih baik dari pada Ibadah seribu bulan. Ini adalah keistimewaan yang bisa kita dapatkan di bulan Ramadhan. Maka para sahabat ketika dibulan Sya’ban, sudah mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadhan. Seperti kita di Pesantren misalnya, akan kedatangan Presiden, tentu kita akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Presiden dan menyambut kedatangannya.  Tetapi ini luar biasa, lebih dari pada itu semuanya, karena banyak keistimewaan-keistimewaan yang bisa kita dapatkan dibulan Ramadhan.

Ketika kita merasa memiliki dosa, akan tersiksa rasanya, hidup akan terasa tidak nyaman dan sebagainya. Dosa juga dapat diibaratkan kotoran. Sama saja dengan yang ada pada badan kita, kalau tidak mandi akan terlihat kotor. Rasanya pun tiak enak dan tidak nyaman. Satu hari saja tidak mandi sudah gatal-gatal rasanya, apalagi satu bulan penuh, bagaimana rasanya?  Bau juga tidak karuan. Maka seperti itulah perumpaan orang yang tidak beribadah. Orang yang tidak beribadah itu seperti orang yang diatas pembuangan sampah. Sudah badannya dekil, lingkungannya bau, ada bangkai dan kotoran binatang, tidak ada enaknya sama sekali. Mungkin juga tidak akan bertahan lama, karena sakit misalnya.

Dalam Islam, nampaknya semua bentuk ibadah itu mengarah kepada penghapusan dosa. Dan juga mendapakan karunia dari Allah swt sesuai dengan yang diharapkan oleh manusia. Shalat misalnya, dengan melakukan Shalat 5 waktu ibarat mandi sehari 5 kali. Apakah masih tersisa kotoran dengan melakukan mandi sehari-semalam 5 kali? Maka orang yang Shalat, karena ia tidak melakukan kemunkaran dan tidak melkukan hal yang keji, maka akan menjadi orang simpatik. Teman-temannya juga suka bergaul dengannya karena tidak pernah menipu, berbohong, menghina dan lain sebagainya. Nah, dengan melakukan Ibadah, dosa-dosa kita akan dihapuskan oleh Allah swt. Itu dari Shalatnya.

Sekarang dari sisi puasanya, yang juga jika kita laksanakan dengan baik maka akan dapat menghapuskan dosa-dosa kita.  Kita ini memang setiap hari melakukan berbagai kegiatan, maka bisa saja didalam beraktifitas itu kita melakukan dosa yang barangkali tidak kita sengaja. Maka ketika kita berpuasa hendaknya kita menahan diri dari perbuatan dosa sekecil apapun, dari panca indra, rohani dan akal pikiran  yang sering tidak kita sadari. Maka kalau kita melakukan itu didasari dengan keimanan, dan semata-mata mengharapkan balasan dari Allah berupa Rahmat-Nya, keberkahan-Nya, rizki, kemudahan, ampunan, maka Allah akan berikan.

Rasulullah bersabda,
” Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan ridha Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.Barang siapa yang menghidupkan malam-malam Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu ” (HR. Muslim).

Untuk itu didalam beribadah terutama berpuasa, hendaknya bersungguh-sungguh dan memperbaiki ibadah kita dengan berkesinambungan. Semoga segala amal Ibadah kita di Ramadhan suci ini diterima oleh Allah swt dan diampuni segala dosa. Karena salah satu Hikmah beribadah adalah di ampunkan dosa-dosa kita. Semoga kita termasuk di dalamnya, amien.

Disampaikan oleh: Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc

Pada Ceramah Ramadhan bersama seluruh santri

[WARDAN/Kang DR]