Apa sih definisi dari bahagia itu?

Banyak orang menginginkan sebuah kebahagiaan, bahkan ada juga yang menuntut ingin bahagia. Mereka melakukan segala macam cara untuk meraih sebuah kebahagiaan yang diimpikan.

Lantas, apakah mereka mendapatkannya?

Belum tentu juga. Kenapa?

Apa sebenernya definisi dari bahagia itu?

Apa sih definisi dari bahagia itu?

Apa sih definisi dari bahagia itu?

Umumnya banyak yang berpendapat, bahwasanya bahagia itu adalah suatu keadaan atau kondisi fikiran dan keadaan yang dirasakan hanya ada kesenangan, canda, tawa dan juga cinta.

Simplenya, bahagia itu sederhana bahkan sangat sederhana sekali. Bahagia itu ketika kita bisa berdamai dengan diri kita sendiri.

Bagaimana mungkin seseorang mau merasakan bahagia dengan yang lain. Atau mungkin ingin membahagiakan orang lain. Tapi dia tidak bisa membahagiakan dirinya sendiri, yaitu berdamai dengan dirinya pun ia tak mampu.

Bahagia juga sebuah ketenangan, ketentraman dan kebebasan. Ketika merasa tenang, tentram dan bebas tanpa beban. Seseorang akan bahagia, fikiran dan perasaannya tidak terbebani oleh sesuatu hal yang mungkin dapat membuatnya gelisah.

Apa sih definisi dari bahagia itu?

Apa sih definisi dari bahagia itu?

Apakah anda sudah bahagia?

Jawabannya tanyakan pada diri anda sendiri. Bukan pasangan anda, bukan orang tua anda, bukan keluarga anda, bukan saudara anda, juga bukan teman-teman anda.

Lalu, bahagia itu milik siapa?

Bahagia itu milik hati kita sendiri. Allah memberikan anugrah kepada kita. Bahagia itu ada didalam diri kita sendiri. Bahagia itu adalah hati kita yang menciptakannya, bukan orang lain.

Hati kita sendiri yang menetapkan dan menanamkannya bahwa kita pantas bahagia, bukan dengan fokus pada kekurangan kita dan membanding bandingkannya dengan orang lain.

“ Rumput Tetangga terlihat lebih hijau “

Istilah ini sering sekali kita dengar bukan?

Tak asing lagi untuk didengar dan juga diucapkan. Kita pasti pernah mendengar ucapan diatas.

Sebuah ungkapan tentang bagaimana cara pandang kita terhadap kehidupan orang lain, yang kita liat secara kasat mata. Bahwasanya kehidupan orang lain baik itu teman kita, sahabat kita, tetangga kita, saudara kita, rekan kerja kita, rekan bisnis kita, dan lainnya terlihat lebih wah, lebih sejahtera, lebih baik, lebih bahagia hidupnya di banding kita. Bisa dari segi pendidikannya, karirnya, rumah tangganya, ekonominya, barang-barang yang di miliknya, dan lain sebagainya.

Padahal semua itu tidak seperti apa yang kita lihat. Bagaimana mungkin?

Yaa itu semua mungkin saja, kita melihat mereka bahagia. Apa-apa mereka punya, tapi dibalik itu semua kita tidak tahu. Bisa jadi mereka punya tagihan atau hutang yang kita sendiri tidak tahu berapa jumlahnya. Karena kita hanya melihat secara kasat mata.

Karena kita merasa diri kita tidak seperti mereka. Tidak sebahagia kehidupan mereka.

Jadi, apa itu sebenarnya definisi bahagia ?

Bahagia adalah ketika kita bisa mensyukuri apapun segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik kita rasakan dan kita lalui, yang mungkin tanpa kita sadari nikmat nikmat itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya.

Bersyukurlah atas apa yang kita miliki saat ini. Boleh jadi, apa yang kita miliki saat ini adalah apa yang orang lain inginkan.

(WARDAN/Bimbim)