Pandeglang, Banten – Memasuki hari kelima pelaksanaan Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) tahun 2026, para peserta terus menunjukkan konsistensi dalam menjalankan berbagai program pengabdian di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di setiap desa semakin beragam, dengan mengedepankan unsur pendidikan, keagamaan, kreativitas, serta kebersamaan bersama warga.
Pada bidang pendidikan, taman baca yang telah dibuka sejak hari-hari sebelumnya kembali aktif dan menjadi pusat kegiatan anak-anak desa. Para peserta dengan penuh kesabaran mendampingi anak-anak dalam membaca, belajar, serta mengembangkan kreativitas melalui berbagai aktivitas edukatif. Antusiasme anak-anak terlihat jelas, menjadikan taman baca sebagai ruang belajar yang menyenangkan.
Selain itu, beberapa kelompok juga melaksanakan kegiatan pembinaan bagi anak-anak dalam rangka persiapan acara pentas seni dan Ikhtifalan. Para santri memberikan bimbingan, latihan, serta motivasi agar anak-anak dapat tampil dengan percaya diri. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan keberanian.
Di bidang sosial kemasyarakatan, para peserta turut melakukan berbagai persiapan kegiatan, seperti membersihkan rumah posko, menata perlengkapan acara, hingga membuat dekorasi dan kebutuhan program yang akan datang. Ada pula kegiatan kebersamaan bersama masyarakat, seperti memasak bersama ibu-ibu desa serta menghadiri acara warga sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan sosial.
Sementara itu, kegiatan keagamaan tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Para santri secara rutin melaksanakan pembelajaran mengaji, ngaji bersama, serta ibadah berjamaah di masjid. Interaksi yang terjalin dalam kegiatan keagamaan ini semakin mempererat hubungan antara peserta PPM dan masyarakat.
Keceriaan juga terlihat dalam kegiatan kebersamaan bersama anak-anak melalui permainan edukatif dan aktivitas luar ruangan. Momen ini menjadi sarana pendekatan yang efektif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi mereka.
Sebagaimana hari-hari sebelumnya, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan evaluasi harian untuk meninjau capaian program serta merencanakan kegiatan selanjutnya agar lebih optimal.
Hari kelima PPM ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian tidak hanya dilakukan melalui proses mengajar di kelas, tetapi juga melalui kebersamaan, pembinaan kreativitas, kegiatan sosial, serta partisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat. Semoga setiap langkah yang dilakukan menjadi ladang amal dan memberikan manfaat yang luas bagi lingkungan sekitar.




