Dalam Dua Belas Jam, Pak Kyai Kunjungi 9 Lokasi PDPM
Menu

Dalam Dua Belas Jam, Pak Kyai Kunjungi 9 Lokasi PDPM

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Selasa, 30 April 2013, pukul 07.45 wib Pimpinan Pesantren Darunnajah 2 Cipining, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc berangkat menuju lokasi Praktek Da’wah dan Pegembangan Masyarakat (PDPM). Enam asaatidz ikut serta mendampingi Kunjungan Supervisi ini. Mereka adalah; Ust. Jeje Juraemi, S.Ag ( Pengawas Pendidikan Darunnajah), Ust. Musthafa Kamal, S.Pd.I, M.Ag (Kepala MA Darunnajah), Ust. Katena Putu Gandhi, S.Pd.I (Kepala Biro Da’wah dan Humas), Ust. Kamilin Asmui (kepala Asrama Putri), Ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I (Kepala Asrama Putra) dan Ust. Sholehuddin Hidayat (Ketua Panitia Pelaksana PDPM 2013).

Guna memperlancar rangkaian silaturrahmi ini, dua personalia panitia PDPM, ust. Muhrizal Sutarmo dan ust. Hari Wijaya berfungsi sebagai guide mengendarai kendaraan bermotor. Rombongan  tiba di lokasi PDPM tepatnya kelompok 8 di Desa Kemang pada pukul 10.15 wib.  Sejurus kemudian, seluruh rombongan duduk di rumah ahlu bait kelompok 8 yang diketuai Zulfa Qurrotu ‘Aini.

Hadir menyambut dalam pertemuan tersebut kepala Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan beberapa guru pengajar di MI dan TPA tempat mereka magang atau membantu mengajar. Setelah pembukaan, berikutnya ketua kelompok melaporkan aneka kegiatan yang sudah dilakukan dari awal kedatangan ke lokasi PDPM pada Rabu, 24 April 2013. Dilanjutkan dengan sambutan, kesan, tanggapan dari tokoh masyarakat terhadap pelaksaan PDPM.

Berikutnya pimpinan pesantren menyampaikan maksud dan tujuan dari silaturrahmi ini. Bapak kyai sangat berterima-kasih atas diterimanya para santri untuk Belajar Bermasyarakat di Desa Kemang tersebut. Alumni Gontor dan Ummul Quro Makkah ini juga menjelaskan bahwa PDPM adalah Uji Coba sejauh mana program pendidikan, pengajaran dan pengasuhan Darunnajah bisa direspon oleh masyarakat.

Dalam pertemuan yang berjalan lancar, akrab dan santai namun tetap khidmat ini, banyak terjadi sharing dan tukar fikiran terkait urgensi pendidikan agama Islam. Kesempatan emas ini dimanfaatkan pimpinan pesantren untuk menjelaskan latar belakang, visi-misi dan progres pendidikan Darunnajah. Dari pertemuan ini disimpulkan bahwa produk pendidikan Darunnajah masih sangat dinantikan dan diperlukan oleh masyarakat.

Pertemuan di kelompok 8 ini berlangsung hingga pukul 11.00 wib. Selanjutnya rombongan menuju kelompok 9 yang notabene masih berlokasi di Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Usai dari kelompok 9, mereka segera menuju kelompok 7 di desa Tonjong. Setelah melaksankan sholat Dhuhur berjama’ah, rombongan melanjutkan ke kelompok 5, 6, 7 yang ketiganya berlokasi di Desa Tajur Halang, Kecamatan Tajur Halang , Kabupaten Bogor. Keenam kelompok PDPM tersebut merupakan kelompok santriwati.

Adapun kelompok 1, 2 dan 3 yang terdiri dari para santriwan berlokasi di Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Secara umum pola pertemuan di setiap kelompok hampir sama, yaitu: pembukaan, laporan kegiatan PDPM oleh ketua kelompok, Tanggapan dari Tokoh atau perwakilan masyarakat, sambutan pimpinan pesantren dan penutupan. Untuk lebih mengakrabkan suasana, setiap pertemuan diakhiri dengan Mushofahah (berjabat-tangan) dan sesi perfotoan bersama.

Rangkaian kunjungan silaturahmi dan supervisi yang berlangsung secara marathon ini berakhir pada pukul 20.00 wib di kelompok 2. Rombongan tiba kembali ke pesantren pada pukul 23.00 wib. Dalam perjalanan pulang, bapak kyai dengan santai memberikan kesempatan kepada para asaatidz untuk menyampaikan pandangan, evaluasi dan temuan-temuan dari kunjungan selama 12 jam tersebut. Diharapkan evaluasi ini akan meningkatkan keberhasilan PDPM di masa mendatang. Semoga. –bersambung-(WARDAN/Abu Ezzat El Wazira).

 

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait