Berenang..Siapa Mau Coba?
Menu

Berenang..Siapa Mau Coba?

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Kini, satu lagi fasilitas olah raga yang dapat dinikmati santri Darunnajah Cipining pada setiap sore harinya. Bagi santri yang memang memiliki hobi berenang, bermain, hingga berendam dalam air, maka fasilitas kolam renang yang tengah diaktifkan kembali ini menjadi kegiatan alternatif.

blank
Berenang, Memang selalu Asyik

Kolam renang ini, telah dibangun pada tahun 1990-an dan telah dinikmati santri-santri periode awal hingga menjelang tahun 2000-an. Namun karena sebuah alasan penampungan air alias dam yang sangat mendesak saat itu untuk keberlangsungan debit air di kampus 2, maka ditenggelamkanlah kolam renang tersebut menjadi sebuah danau.  Lalu airnya disedot dan menjadi pasokan utama air yang dialirkan ke rumah-rumah dinas untuk para guru keluarga serta kebutuhan masjid dan sekitarnya.

Pernah juga, danau ini menjadi tempat wisata yang dilengkapi perahu (rakit). Meski bisa juga untuk berenang, namun perenang pada sektor ini haruslah mereka yang telah sekurang-kurang menguasai beberapa gaya renang. Bukan bagi perenang yang baru menguasai satu-satunya jurus renang gaya botol atau batu, karena pasti begitu mencebur begitu tenggelam. Konon kedalamannya mencapai 5-6 meteran.

Selain memanjakan pengunjung untuk refreshing, pernah  juga danau difungsikan sebagai kolam pancing dengan ikan bawal sebagai komunitas utamanya. (Masih dalam kenangan) Tiap hari Jumat dan Ahad, pengunjung yang memang pemilik hobi pancing-memancing memadati kolam Darunnajah ini. Ada yang hasilnya dibawa pulang, ada pula yang langsung dinikmati di sekitar danau karena kondisi telah dikondusifkan.

Namun seiring dengan berbagai alasan, salah satunya adalah jebol oleh tekanan air besar, maka telah lama kondisi danau ini mengalami stagnasi dari kolam pancing dan tempat rekreasi. Meskipun fungsi utamanya sebagai pemasok air kampus 2 tetap dipertahankan.

Nah, kini pemanfaatan  kolam kembali direvitalisasi. “Memang awalnya agak bimbang, namun setelah kita kerjakan, selesai juga tuh pengerukan lumpur di dalam kolam renang” ujar Pak Kyai Jamhari pada suatu kesempatan sosialisasi di dalam rapat guru.

Untuk itu, Pak Kyai berharap agar kolam renang ini dapat dijadikan wahana kembali dalam rangka menambah potensi santri terutama olah raga renang. “Silahkan kepada para guru, terlebih guru olah raga, saya rekomendasikan untuk menyemarakkan kegiatan renang itu. Karena saya yakin, yang namanya anak-anak itu pasti senang kalau ketemu air. Bahkan yang putri pun juga boleh, asal dengan pakaian yang sesuai syariah”

Beberapa hari ini, terbukti sudah, kolam renang telah ramai dikunjungi para santri. Ada yang sengaja untuk berenang, namun juga terdapat santri berenang seusai bermain sepak bola. Ngomong-ngomong, kedalaman kolam ini berkisar 1,5 meter. Ayo, siapa mau coba? (Wardan/Billah)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Pesantren Darunnajah Susun Protokol Menjelang New Normal

Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang sedang menyusun protokol kesehatan menjelang New Normal. Seperti direncanakan, pemerintah melalui Kementerian Agama  akan membuka kembali rumah ibadah dan

blank
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Cerita Menarik dibalik Bulis Lail?

Adalah program jaga keamanan pesantren pada malam hari. Kalau di masyarakat biasa disebut ronda malam. Biasanya pada hari-hari aktif tugas mulia ini diamanahkan kepada beberapa