Bantara dan Laksana: Membentuk Pramuka Tangguh dan Berjiwa Pemimpin

Bantara dan Laksana: Membentuk Pramuka Tangguh dan Berjiwa Pemimpin

Bantara dan Laksana: Membentuk Pramuka Tangguh dan Berjiwa Pemimpin
Bantara dan Laksana: Membentuk Pramuka Tangguh dan Berjiwa Pemimpin

Lapangan hijau Pesantren Darunnajah 14 dipenuhi semangat para anggota Pramuka yang berdiri tegap dengan seragam cokelat khasnya. Hari itu menjadi momen bersejarah bagi mereka, karena sedang berlangsung Pelantikan Bantara dan Laksana, kegiatan penting yang menjadi simbol kedewasaan, disiplin, dan kepemimpinan sejati dalam dunia kepramukaan.

Kegiatan ini diikuti oleh para santri yang telah melalui serangkaian pembinaan, pelatihan, dan ujian mental. Sebelum mencapai tahap pelantikan, mereka harus menunjukkan sikap tanggung jawab, disiplin, dan semangat gotong royong. Bagi santri Darunnajah 14, pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan yang tertanam dalam diri setiap anggota Pramuka.

Dalam sambutannya, salah satu pembina menegaskan bahwa Bantara dan Laksana adalah jenjang penting dalam membentuk jiwa pemimpin muda. “Menjadi Pramuka bukan hanya soal keterampilan baris-berbaris, tetapi tentang bagaimana melatih diri untuk memimpin dengan keteladanan, melayani dengan ikhlas, dan berani bertanggung jawab,” ujarnya.

Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan penuh makna. Para peserta mengucapkan Dwi Satya dan Dwi Darma dengan lantang, menandakan komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif, pelatihan kepemimpinan, dan kegiatan kebersamaan yang mempererat hubungan antar anggota.

Sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengedepankan keseimbangan antara ilmu agama, pengetahuan umum, dan pembinaan karakter, Pesantren Darunnajah 14 terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan Pramuka seperti Bantara dan Laksana, pesantren tidak hanya mendidik santri untuk cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Dengan semboyan “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa santri Darunnajah 14 siap menjadi generasi penerus bangsa yang berjiwa pemimpin, disiplin, dan berkarakter Qur’ani — pemimpin masa depan yang siap mengabdi untuk agama, masyarakat, dan negara.

Kegiatan pelantikan Bantara dan Laksana ini menjadi bukti nyata bahwa Pesantren Darunnajah 14 tidak hanya fokus pada pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga serius dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan santri. Dengan semangat kepramukaan yang tertanam kuat, para santri diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan siap memimpin dengan akhlak yang baik.

Melalui kegiatan seperti ini, Darunnajah 14 terus meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang melahirkan generasi unggul — generasi yang cerdas dalam ilmu, kuat dalam iman, dan siap berbakti kepada agama, bangsa, dan masyarakat. Semoga semangat Bantara dan Laksana menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus melangkah maju membawa nama baik pesantren dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pendaftaran Santri Baru