Senang, sedih, tegang, cemas, bercampur dalam satu rasa.  itulah kondisi yang dirasakan oleh para andika (anak didik pramuka) gudep 03.002 saat mengikuti pelantikan pasukan khusus (Pasus) di daerah mata air pegunungan Binangkit Jum’at (04/03/11). Tempat ini berada di belakang lokasi pesantren Darunnajah Cipining berjarak kira-kira 2 km.

“Dalam Pelantikan Anggota Pasus ini berjumlah 14 orang yang terdiri dari kelas VII dan VIII MTs karna mereka merupakan generasi baru yang akan menggantikan posisi pasus tahun 2010-2011” ujar ketua Koordinator putri, Hayu Susanti.

Prit.. Prit.. Prit.. Prit… Prit… Priiiittttttt. Sebuah tanda dari panitia dalam mengawali pelantikan tersebut. Pukul 09.00 WIB, anggota pasus segera diberangkatkan ke medan laga. Mereka berkumpul lalu membaca doa.  Untuk menambah serunya kegiatan, mereka menutup matanya masing-masing menggunakan kacu.

Dalam 3 kelompok bersama  seorang pendamping, peserta menelusuri arena. Sepanjang perjalanan, masing-masing kelompok mengeluarkan yel-yel guna memacu andrenalin dan mengecek kesemangatan anggota rombongan.  Sahut-sahutan masing-masing kelompok memancing kelompok lainnya untuk mengeluarkan yel-yel. Kontan saja, meski dalam benak peserta  tidak mengetahui jalan karena tertutup matanya, namun mereka tampak sangat gembira ria dalam mengikuti perjalanan ini.

Rintik hujan gerimis turut menjadi saksi perjuangan mereka. Meski jalanan kian licin tapi tidak sampai meruntuhkan dan merobohkan kesemangatan para andika untuk terus berusaha  menjadi anggota pasus masa bhakti 2011-2012. Setelah perjuangan panjang, sampai juga mereka di tempat tujuan, yaitu mata air.

“Kalian harus bisa  memberikan yang terbaik untuk Koordinator masa bhakti 2011-2012. Tidak bisa sembarang orang dilantik dan disahkan menjadi anggota pasus seperti ini. Kami hanya akan mengambil 10 orang dari 14 orang calon pasus. Bagi yang terpilih kalian harus bangga dan bersyukur karna ini merupakan tanggung jawab yang cukup besar yang tidak semua orang bisa merasakannya” ujar Fifi Ramandati selaku ketua andalan kepramukaan urusan latihan (Ankulat).

Dan terlihat sekali ekspresi cemas dan khawatir pada wajah masing-masing andika. Mereka diberi tahu, bahwa  siapa yang di atas kepalanya terdapat sesuatu, maka itulah yang terpilih menjadi anggota pasus.  Memang benar, hanya ada sepuluh kepala yang di atasnya terdapat sesuatu, sontak saja, terdengarlah 4 orang yang tidak menemukan apapun di atas kepalnya. Mereka menyangka, mereka telah gagal menjadi anggota pasus.

Beberapa menit kemudian keempat anggota tersebut bersamaan diberi pecahan telur di atas kepalanya dan mereka pun langsung sujud syukur atas terpilihnya mereka menjadi anggota pasus. Dengan mengucap syahadat, Fifi Ramandati melantik dan mengesahkan mereka menjadi anggota pasus baru. Alhamdulillah dari 14 andika bisa terpilih semua, ternyata ini merupakan rekayasa yang dibuat oleh koordinator pramuka .Merekapun bersorak ria merayakan kebahagian yang mereka rasakan.

Keempat belas anggota pasus tersebut adalah:

1.       Dinda Rahmatika, Bogor

2.       Farida zein Amir, Lampung

3.       Aulia Husnul Hulqiyah, Bekasi

4.       Hilyatul Diniyah, Bogor

5.       Santa Anisa Mukmin, Bogor

6.       Aqidatul Izzah, Tangerang

7.       Laras Ayu Istichori, Tangerang

8.       Nida Faradila, Tangerang

9.       Fitri R.P., Bogor

10.   Mutiara Silmi, Jakarta Selatan

11.   Jihan Balqis, Tangerang

12.   Ismi Kamelia Sari, Bogor

13.   Adawiyah, Bogor

14.   Siti Amelia, Bogor

Kegiatan ini merupakan  kegiatan yang sangat bermanfaat karna dalam kesempatan kali ini para  Andika bisa mengeluarkan bakat dan potensinya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi wahana dan apresiasi yang bisa dicontoh agar menjadi andika terbaik serta membanggakan.(WARNA/Putri Khoirunnisa).