Menu

Andika Darunnajah Cipining Di Pentas Bogor

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Penyelenggaraan kegiatan hari pramuka oleh kwarcab kabupaten Bogor yang dilaksanakan selama 4 hari (24-27/9) di bumi Cimandala mengukuhkan eksistensi kepramukaan Darunnajah Cipining. Moment itu, dijadikan oleh para andika Darunnajah Cipining sebagai wahana peningkatan mutu. Dari 3 agenda besar yang dijadwalkan, yaitu Raimuna, Gladian Pemimpin Regu, dan Tapakan Garuda, Darunnajah Cipining berpartisipasi aktif di dalamnya.

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh kepala dinas pendidikan kabupaten Bogor, Bapak Didi Kurnia ini diikuti kurang lebih 800 andika dari seluruh kabupaten Bogor. Pada kesempatan itu pula, sebanyak 22 andika penggalang dan 2 penegak Darunnajah Cipining berhasil lolos seleksi dan dilantik menjadi pramuka garuda oleh wakil bupati Bogor, Bapak Karyawan Fathurrohman. Menurut Pembina harian Darunnajah Cipining, Syaiful Hadi Scada, dengan dilantiknya menjadi pramuka garuda, ini menunjukkan bahwa pramuka Darunnajah Cipining telah menempati posisi paling tinggi. Sehingga ini menjadi sebuah kebanggaan bagi gugus depan Darunnajah Cipining.

Sementara itu, sebanyak 9 andika yang mengikuti gladian pemimpin regu juga mendapatkan pelatihan yang maksimal. Berbagai kompetensi dan keahlian diajarkan oleh para pelatih dari kwarcab. Deiring dengan itu, dalam kegiatan Raimuna, 3 sangga yang diturunkan Darunnajah Cipining dapat mengikuti kegiatan hingga selesai. Mereka mengaku senang dan terkesan terhadap kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, semua kegiatan kita dapat ikuti dengan baik. Semoga kegiatan ini dapat kita lanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Saya yakin, pramuka kita memiliki prestasi yang baik di kabupaten Bogor” ucap Syaiful Hadi Scada. (Wardan/Billah)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Pelatih Rugby Jepang Latih Tim Rugby Darunnajah

Ia adalah Shuhei Sugiura, pelatih dan pemain rugby yang berasal dari Jepang. Ia mulai bermain rugby umur 10 tahun, saat masih berada di Sekolah Dasar.