Amalan Rasulullah SAW. Ketika Terjadi Gerhana Matahari
Menu

Amalan Rasulullah SAW. Ketika Terjadi Gerhana Matahari

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Pada zaman Rasulullah saw., suatu ketika telah terjadi gerhana matahari. Para sahabat r.a. segera meninggalkan pekerjaan mereka masing-masing, begitu pula anak-anak kecil yang sedang berlatih memanah, mereka semua berlari menuju masjid untuk mengetahui apa yang akan dilakukan oleh Rasulullah saw. sehubungan dengan kejadian itu. Beliau mengerjakan shalat dua raka’at yang sangat panjang, sehingga sebagian orang yang mengikutinya jatuh pingsan. Dalam shalatnya, Nabi saw. menangis sambil berdoa, “Ya Rabbi, Engkau telah berjanji bahwa Engkau tidak akan menyiksa mereka (umat beliau) selama saya berada bersama mereka dan selama mereka meminta ampunan kepada-Mu.” 

Allah Swt. telah berfirman dalam al Quran:

وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمۡ وَأَنتَ فِيهِمۡۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمۡ وَهُمۡ يَسۡتَغۡفِرُونَ ٣٣ 

“Dan Allah tidak akan mengadzab mereka selama kamu berada di antara mereka. Dan Dia tidak mengadzab mereka selagi mereka meminta ampun.” (Qs. al Anfaal [8]: 33)

Kemudian beliau memberikan nasihat, “Apabila terjadi gerhana bulan atau matahari, maka segeralah kalian melakukan shalat. Seandainya kalian mengetahui keadaan hari akhirat sebagaimana yang saya ketahui, niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa. Apabila terjadi lagi peristiwa seperti ini, maka dirikanlah shalat, berdoa kepada Allah, dan bersedekahlah.” [WARDAN/@abuadara]

Dikutip dari Hikayat Para Sahabat – Kumpulan Kisah Perasaan Takut Rasulullah SAW dan Para Sahabat kepada Allah ‘Azza Wa Jalla | Fadhilah Amal 

 

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait