SABAR DAN IKHLAS

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Oleh: Nining Safitri

Pada umumnya kita semua bisa lebih sabar,disaat kita di uji Allah dengan hal yang yang menyenangkan,tapi saat kita di uji Allah dengan ujian yang tidak menyenangkan,seperti ujian kesulitan,kehilangan atau musibah maka kebanyakan dari kita,akan merasa begitu sulit menerimanya dan sulit untuk bisa sabar.Ujian kesulitan,kehilangan,penyakit,kemiskinan, adalah perkara biasa yang dihadapi oleh manusia selama hidup di dunia ini. Allah SWT berfirman:

“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu,dengan sedikit ketakutan,kelaparan,kekurangan harta,jiwa dan buah-buahan.Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah,mereka mengucapkan :”Inna lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun.Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”(QS.Al-Baqarah:155-157).

Ketahuilah, sabar akan sangat sulit dilakukan,apabila kita tidak mampu menyadari,bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini,pada vhakikatnya hanya ujian.Harta yang kita miliki,anak,keluarga,itu semua adalah ujian dari Allah dan titipan Allah.kita harus memahami dengan sebaik-baiknya bahwa Allah lah pemilik yang sebenar-benarnya atas segala sesuatu apapun yang kita miliki di dunia ini.Dengan menyadari bahwa semua yang kita miliki sebenarnya adalah milik Allah dan titipan Allah,maka begitu Allah mengambilnya dari kita,insha Allah kita akan lebih mudah merelakannya.karena kita menyadari,bahwa semua itu adalah milik Allah dan titipan Allah.Dan yang namanya titipan,suatu saat nanti memang pasti akan kembali pada pemiliknya,kapanpun pemiliknya menghendaki apa yang dititipkan kembali atau mau mengambilnya dari kita,maka kita harus dengan rela memberikannya.Jadi,jangan menjadi stres,terpukul dan merasa kehilangan yang sangat berat.karena sesungguhnya dengan adanya musibah,maka seorang hamba akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.Rasulullah saw bersabda:”Tak seorang muslim pun yang ditimpa gangguan semisal tusukan duri atau yang lebih berat daripadanya,melainkan dengan ujian itu Allah menghapuskan perbuatan buruknya serta menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya.” (HR.Bukhari dan Muslim ).

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan,yang bila kita renungkan dan pahami dengan sebaik-baiknya,insha Allah bisa membuat kita semua bisa sabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian-Nya yang paling berat sekalipun:

1.kita harus percaya pada jaminan Allah bahwa:”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”(QS.Al-Baqarah:286).Allah SWT yang memiliki diri kita,sangat tahu kemampuan kita,jadi tidak akan mungkin Allah memberikan ujian yang melebihi batas kemampuan kita.

2.Sebenarnya,kita semua pasti mampu untuk bisa sabar dalam segala ujian dan segala keadaa,asalkan kita kuat iman.

3.Kita harus selalu baik sangka kepada Allah SWT dan jangan pernah sekalipun meragukan dan mempertanyakan keputusan,ketetapan,pengaturan dan ketentuan Allah.kita harus bisa sabar dan ridha terhadap apapun keputusan,ketetapan dan pengaturan-Nya.

Karena itu,marilah kita sabar dan ikhlas dalam segala keadaan,yakinlah bahwa janji Allah pasti benar.Percayalah,sabar dan ikhlas akan membuahkan kebahagiaan hidup.

 

 

 

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait