Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah Darunnajah 9 merupakan salah satu pondok putri di cabang Darunnajah. Seperti namanya, Al-Hasanah mendidik para santriwati untuk menjadi pendamping pemimpin umat di masa mendatang dan melahirkan para penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak.

Demi mewujudkan cita-cita tersebut, beragam kegiatan dilaksanakan dengan maksud dan tujuan meningkatkan ilmu, akhlaq dan terutama hal-hal yang berkaitan dengan keputrian. Agar mereka terlatih dalam menghadapi masalah-masalah keputrian baik di kehidupan sehari-hari maupun nanti saat menjadi pendamping pemimpin.

Salah satu dari beragam kegiatan tersebut adalah Miss Nisaiyah. Miss Nisaiyah dilaksanakan untuk mengasah kemampuan dan menggali potensi tentang keputrian dalam diri santriwati. Dan memilih satu orang sebagai duta atau contoh dalam hal nisaiyah atau keputrian.

Ajang miss nisaiyah ini telah melewati berbagai seleksi, lebih banyak daripada event atau ajang lainnya. Mulai dari seleksi antar rayon, tes tulis, praktek kegiatan, dan terakhir grand final. Ada yang menarik dari kegiatan ini, para finalis harus memakai selendang dan mahkota yg terbuat dari hanger atau gantungan setiap harinya sebelum hari H grand final dilaksanakan.Para finalis yaitu Shalama Qawlam (4A), Nisa Fadhilah (4A), Shayma Rajwa (3A) dan Dianti (1B).

Saat acara Grand Final, para finalis dipersilahkan memperkenalkan diri mereka kepada santriwati-santriwati lainnya. Kemudian, mereka melakukan praktek kenisaiyahan atau keputrian seperti memasak, table manner, merias wajah, dan mencuci. Setelah itu, mereka dipersilahkan untuk menunjukkan kebolehan atau bakat mereka dalam berbagai bidang.

Miss Nisaiyah tahun 2018 ini dimenangkan oleh ukhti Nisa Fadhilah dari kelas 4A.Semoga dapat menjadi teladan dan contoh yang baik dalam hal keputrian guna menumbuhkan sibgoh atau identitas seorang muslimah sejati di pondok pesantren ini.
(adm dn9 Raihanah)

miss nisaiyah