Memasuki hari kedua pelaksanaan Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM), Tim Monitoring dari Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta turun langsung ke lokasi pengabdian santri pada Rabu, 5 Februari 2026. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung jalannya program PPM, memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan, serta memberikan arahan dan evaluasi kepada para santri di lapangan.
Tim monitoring terdiri dari jajaran ustaz dan ustazah Pondok Pesantren Darunnajah. Dari tim ustazah, monitoring diikuti oleh;
- Usth. Maisaroh, M.Pd.
- Usth. Poetri Danisha, S.H.
- M.Pd., Usth. Suniati, S.Ag.
- Usth. Lilis Kholisoh, M.Pd.
- Usth. Lutifah Huzaidah, M.Pd.
- Usth. Salwa Aidah Gunawan, S.Pd.
Sementara itu, tim ustaz terdiri dari;
- Ust. Hasyim Sya’ban,
- Ust. Aunur Rofiq, M.M.
- Ust. H. Robby M. Syarif, Lc., M.A.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan monitoring dibagi menjadi dua tim dan dilaksanakan di dua kecamatan lokasi PPM. Untuk santri putra, monitoring dilaksanakan di Kecamatan Cibaliung dengan pendampingan oleh Farhan Maududi, Muhammad Fahrul, dan Naufal Dimas. Tim monitoring meninjau langsung aktivitas santri di desa-desa penempatan serta berdialog dengan santri dan masyarakat setempat.
Sementara itu, monitoring santri putri dilaksanakan di Kecamatan Cigeulis dengan pendampingan oleh Usth. Rizki Miftakhuljannah, S.H., Amanda Khairiyah Nasution, serta Asma Nadya. Tim monitoring melakukan kunjungan ke lokasi pengabdian santri putri guna memastikan program berjalan dengan baik serta memberikan motivasi dan arahan kepada santri selama menjalankan tugas pengabdian.
Melalui kegiatan monitoring ini, pihak pesantren berharap dapat memastikan pelaksanaan PPM berjalan optimal, tertib, dan sesuai dengan nilai-nilai pesantren. Selain sebagai sarana evaluasi, monitoring juga menjadi bentuk perhatian dan pendampingan pesantren terhadap santri agar kegiatan pengabdian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para santri.




