SAPALA singkatan dari santri pecinta alam, di Darunnajah kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan yang di selenggarakan oleh bagian koordinator untuk menciptakan santri mencintai alam. Program ini mengajak santri untuk membuktikan bahwa anak pondok pesantren itu tidak selalu belajar dalam asrama atau sekolah dalam pondok tetapi santri juga mempunyai peluang untuk belajar di luar ruangan.
Biasanya santri pecinta alam melakukan pendakian gunung, tetapi santri putri biasanya hanya mendaki gunung untuk pemula seperti Prau dan Papandaian. Berbeda dengan santri putra santri putra biasanya melakukan pendakian ke gunung gede pangrango. Biasanya 2 bulan sebelum mendaki ada perekrutan dan seleksi untuk santri yang ingin mengikuti kegiatan ini, dan kita harus rutin olahraga dan latihan fisik karna untuk membiasakan jantung dan pernafasan.
Mengapa ada seleksi untuk anggota santri pecinta alam? Dikarenakan mendaki gunung itu tidak hanya kita mendaki dan berjalan berkilo-kilo meter, tetapi apabila ada yang bermasalah di pernafasan salah satu anggota maka itu bisa mengganggu dan bisa merepotkan apabila sedang mendaki, maka dari itu kita ada seleksi dengan cara tes kesehatan, melihat kerutinan olahraga dan kerutinan latihan fisik.
Ketika latihan biasanya selalu latihan dari pondok pesantren darunnajah ulujami berjalan kaki menuju GBK ( Gelora Bung Karno), itu adalah salah satu latihan fisik yang di lakukan. Dan 3 hari sebelum mendaki kita harus sudah menyiapkan dan mengumpulkan barang-barang yang ingin di bawa dan mempacking nya. Santri putri apabila mendaki gunung itu di wajibkan membawa 1 tas carrier untuk 2 orang, di karenakan untuk meringankan beban dan bergantian supaya tidak terlalu capek.
Kegiatan ini sangat melatih santri untuk hidup di alam dengan fasilitas yang seadanya, dan hanya bisa memanfaatkan bekal dan alat-alat yang di bawa saja. Walaupun seperti itu tidak akan berasa karna pasti selalu melihat keindahan-keindahan ciptaan Allah yang ada di gunung, dan meningkatkan rasa syukur kepada Allah.




