Darunnajah 12 Dumai Kirim 20 Santri ke Kejuaraan Pencak Silat Cahaya Al-Qur’an Championship

Darunnajah 12 Dumai Kirim 20 Santri ke Kejuaraan Pencak Silat Cahaya Al-Qur’an Championship

Jum’at 23 Mei 2025, Dua puluh santri terpilih Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah 12 Dumai melangkah penuh percaya diri menuju arena Premier League Kejuaraan Pencak Silat di Pondok Pesantren Cahaya Quran, Dumai, Geliat semangat juang terpancar dari wajah-wajah muda yang siap mempertaruhkan kemampuan dalam ajang bergengsi ini. Kompetisi yang mempertemukan pesantren-pesantren dari Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai ini menjadi wadah sakral penyatuan ilmu agama dan seni bela diri tradisional.

Keputusan mengirim kontingen santri ini mencerminkan komitmen Darunnajah 12 dalam membentuk generasi berkarakter kuat. Pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan manifestasi jihad melawan kelemahan diri dan pembentukan mental juang yang tangguh. Rasulullah SAW bersabda dalam hadist riwayat Muslim: “وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ” (Wa a’idduu lahum mastatha’tum min quwwah) – “Persiapkanlah untuk mereka kekuatan semampu kalian.”

Pengiriman dua puluh santri pilihan ini merupakan hasil seleksi ketat dari ratusan peserta internal. Setiap santri telah menjalani latihan intensif selama sebulan, mengasah tidak hanya kemampuan fisik namun juga mental spiritual. Pencak silat dalam tradisi pesantren dipahami sebagai sarana pembentukan karakter muslim yang tangguh dan berakhlak mulia.

Kompetisi ini menjadi arena pembuktian bahwa santri mampu berprestasi di berbagai bidang tanpa meninggalkan identitas keislaman mereka. Pencak silat sebagai warisan budaya nusantara bertemu dengan nilai-nilai pesantren dalam harmoni yang indah. Setiap tendangan, pukulan, dan tangkisan mengalir dengan irama dzikir yang tertanam dalam sanubari para santri.

Harapan besar terpancar untuk meraih prestasi gemilang dalam ajang bergengsi ini. Namun lebih dari itu, partisipasi ini dimaknai sebagai sarana pembelajaran hidup yang sesungguhnya. Kemenangan hakiki bukan terletak pada trofi semata, melainkan pada pembentukan karakter santri yang siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal iman yang kokoh.

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan pesantren tidak hanya fokus pada aspek spiritual semata. Keseimbangan antara ilmu agama dan keterampilan fisik menjadi modal utama santri dalam mengarungi kehidupan. Pencak silat mengajarkan filosofi bahwa kekuatan sejati lahir dari kerendahan hati dan ketaqwaan kepada Sang Pencipta.

Ajang Premier League Pencak Silat diharapkan menjadi momentum kebangkitan generasi muda Muslim yang tangguh namun santun. Para santri Darunnajah 12 siap membuktikan bahwa mereka mampu menjadi juara tidak hanya di arena pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sebagai khalifah di muka bumi yang berakhlak mulia.

Pendaftaran Santri Baru