ظهر الفساد فى البر والبحر بما كسبت أيدى الناس ليذيقهم بعض الذى عملوا لعلهم يرجعون

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS Ar  Ruum 41)

Hadirin Jamaah Shalat Jumat yang berbahagia

Dari lubuk hati yang paling dalam marilah kita ucapkan puji dan syukur kehadirat Allah swt karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nyalah kita dapat berkumpul pada hari ini untuk menunaikan shalat berjamaah. Kemudian shalawat beriring salam marilah kita hadiahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw yang telah berjasa menegakkan agama Islam di permukaan bumi ini.

Terlebih dahulu khatib berwasiat kepada seluruh kaum muslimin yang hadir pada hari ini, marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah swt dan janganlah hendaknya kita mati sebelum dalam keadaan benar-benar Muslim. Amien.

Kaum Muslimin yang di rahmati Allah

Kita tinggal di bumi Indonesia yang sangat subur. Kekayaan alamnya banyak. Diantara kekayaan alam itu antara lain: Minyak bumi, emas, intan, berlian, dan masih banyak lagi yang lain. Jadilah  Indonesia ini negeri yang kaya raya. Itulah sebabnya Negara-negara asing dulunya sangat tertarik datang ke negeri tercinta ini. Hingga kita tidak heran, negeri ini di ibaratkan seperti sepotong kue yang diperebutkan. Alhasil, kita dijajah secara bergantian oleh Inggris, Portugis, Belanda, sampai 350 tahun dan terakhir jepang selama 3,5 tahun. Namun berkat rahmat Allah swt serta kegigihan para pendahulu dan pejuang kita untuk melawan penjajah, akhirnya kita merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dengan diproklamirkannya kemerdekaan kita oleh Bung Karno dan Bung Hatta, maka lahirlah Negara kesatuan Republik Indonesia. Pada waktu itu, Negara diperintah oleh pemerintahan orde lama dibawah Presiden Soekarno. Setelah itu, pemerintahan dilanjutkan oleh pemerintah Orde Baru dibawah Presiden Soeharto. Lalu lahirlah Pemerintahan Orde Reformasi. Seluruh pemerintahan yang terbentuk itu tujuannya adalah untuk mengatur Negara dan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Pemerintah bersama ABRI dan rakyat bekerja sama, bahu membahu dalam rangka mencapai tujuan bersama yaitu:

بلدة طيبة ورب غفور

“Negeri yang aman, sentosa, sejahtera dan diberkahi Allah swt”

Kaum Muslimin, Jamaah Shalat Jumat yang berbahagia

Akhir-akhir ini Negara tercinta Indonesia yang didiami oleh mayoritas Umat Islam sering ditimpa musibah. Musibah dan Ujian Allah datangkan silih berganti, seolah-olah tak ada putusnya. Diantara Musibah itu antara lain: Dahulu awal tahun 1997 sampai pertengahan 1997 musim kemarau dan asap tebal yang membuat udara gelap dengan istilah jerebu. Kemudian setelah itu kerusakan datang secara bergantian yang mengakibatkan masyarakat banyak meninggal dunia. Tsunami Aceh dan Tsunami Mentawai, Gempa Bumi di Sumatera Barat dan beberapa tempat lain, Banjir, Letusan gunung Merapi di Jogjakarta dan masih banyak lagi.

Sekarang tentu kita bertanya di lubuk hati kita masing-masing, kenapa Allah mendatangkan musibah bertubi-tubi kepada bangsa ini? Jawabnya ada pada Surat Ibrahim ayat 7

لئن شكرتم لأزيد نكم ولئن كفرتم إن عذابى لشديد

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Ayat ini secara tegas dan jelas telah menyadarkan kita bahwa kita telah memberikan nikmat yang sangat banyak oleh Allah, namun kita kebanyakan tidak berterima kasih kepada Allah, Disamping tidak berterima kasih, malah kita banyak melakukan dosa dan larangan-larangan Allah.

Kaum Muslimin yang berbahagia

Diantara kesalahan dan dosa kita antara lain: hampir tiap hari terjadi pembunuhan dan perampokan, perampokan dan perzinahan. Para PSK beroperasi secara terang-terangan mencari mangsa. Betapa banyak bayi yang lahir hasil dari hubungan perzinahan, tidak jelas siapa ibu bapaknya. Selain itu tindakan pengguguran kandungan (abortus) menjadi-jadi. Perjudian pun meraja lela dari kelas teri hingga kelas kakap. Minuman Keras dan Narkoba meracuni generasi muda. Salah satu penyakit kronis bangsa yang sangat berbahaya dan telah memporak-porandakan perekonomian bangsa ini adalah Korupsi. Itulah kesalahan-kesalahan kita yang amat banyak.

Kaum Muslimin yang mulia

Berdasarkan Firman Allah dalam surat Ar-Ruum ayat 41 sudah cukup terang bagi kita, bahwa segala macam musibah, bencana dan malapetaka yang terjadi pada bangsa ini, semuanya itu akibat dari banyaknya dosa dan kesalahan kita. Untuk itu sejenak, marilah kita Intsropeksi diri, seraya menyesali segala kesalahan kita masa lalu, sambil bertaubat kepada Allah , semoga Allah mengampuni kita dan mengganti musibah ini dengan kebaikan yang banyak.

Sebagai seorang Muslim yang sejati tentu tiada lain bahwa dalam rangka menghadapi ujian dan peringatan Allah kita harus menjadikan diri dan bangsa kita menjadi bangsa yang sabar, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 156 sebagai berikut:

الذين إذا أصابتهم مصيبة قالوا إنا لله وإنا إليه راجعون

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.

Sidang Jumat yang di Rahmati Allah

Di akhir hutbah ini, khatib berpesan kepada seluruh kaum Muslimin, marilah kita segera instropeksi diri, minta ampun kepada Allah serta memperbaiki langkah-langkah kita. Para petani bekerjalah dengan baik, jangan mencangkul lahan orang lain. Para pegawai dan pejabat, ciptakanlah pemerintah yang bersih dan berwibawa, jangan lakukan KKN. Para Alim Ulama sampaikanlah pesan yang benar, hingga menjadi muslim ynag sejati, yang sabar dalam menghadapi ujian Allah demi kejayaan bangsa, Negara dan agama Islam. Semoga Allah menyampaikan cita-cita kita. Amin.

– – –

Khutbah disampaikan oleh : Ust Faruq Abshari, S.Pd.I

Jumat, 12 November 2010 di Masjid Jamik Darunnajah Cipining

Post : [WARDAN/Kang DR]

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menyelenggarakan pendidikan Pesantren Modern untuk santri putra dan putri mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, MTs (Tsanawiyah), MA (Aliyah), SMP, SMA, SMK sampai Perguruan Tinggi. Pesantren ini memadukan kurikulum Pondok Modern Gontor, Nasional dan Salaf. Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa untuk santri berprestasi dan santri tahfidz Al-Qur'an. Kegiatan santri antara lain: Shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an (tahfidz), percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, silat, jurnalistik, drum band, dll. Kampus Darunnajah Cipining berada di atas lahan seluas 170 hektare, di Cigudeg Bogor Jawa Barat. Dengan pemandangan alamnya yang sangat indah pesantren ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mini market, asrama, koperasi, guest house (penginapan), lapangan olahraga, sekolah, perkantoran, laboratorium, komputer, internet, dll.