tali syaitanPernahkah anda berhajat ingin bangun pagi, setelah mata terbuka namun tidak terasa tertidur kembali? Atau anda sudah bangun dan mengambil air wudhu ingin melaksanakan shalat namun tiba-tiba tertidur kembali? Itu semua karena tali syaitan yang diikatkan kepada diri kita ketika tidur.

Taukah anda? Ketika kita tidur syaitan mengikatkan talinya pada tungkuk (tulang leher belakang) kita. Yang menjadikan kita berat untuk bangun. Tidak hanya satu ikatan melainkan tiga ikatan.

Bisa jadi karena tali syaitan tersebut yang menjadikan masjid-masjid kosong tatkala jamaah shalat shubuh, hanya beberapa saja yang shalat berjamaah itupun kakek-kakek. Banyak manusia yang tidak mampu lepas dari tiga tali syaitan yang diikatkan pada mereka, sehingga menjadikan mereka kesingan bahkan ada yang tidak shalat shubuh, Naudzubillah.

Rasulullah saw sebagai suri tauladan yang mulia sudah memberikan cara untuk melepaskan tiga ikatan syaitan tersebut, termaktub dalam sebuah hadist dari Imam Bukhari.

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

“Ketika kalian tidur, syaitan membuat tiga ikatan di tengkuk kalian. Di setiap ikatan syaitan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika ia berwudhu, lepas lagi satu ikatan berikutnya. Kemudian jika ia mengerjakan shalat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, jiwanya jadi kotor dan malas.” (HR. Al Bukhari)

Ada tiga cara untuk melepaskan tiga tali syaitan tersebut:

1. Berdzikir kepada Allah ketika bangun tidur

Cara pertama adalah dengan berdzikir atau berdo’a kepada Allah, melafadzkan kalimat tayyibah atau membaca do’a bangun tidur yang sudah kita hafal pastinya.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan (membangunkan) kami setelah mematikan (menidurkan) kami dan kepada-Nyalah kami dibangkitkan” (HR. Al Bukhari)

Setelah berdzikir dan berdo’a kepada Allah swt maka, lepaslah satu tali ikatan di tengkuk kita, namun masih ada dua tali yang mengikat. Untuk melepas tali yang kedua adalah dengan cara kedua.

2. Berwudhu

Mungkin kita sering mengalami bangun diwaktu fajar karena bunyi alarm yang kita siapkan, namun hanya pergi kekamar mandi untuk buang air kencing setelah itu tidur kembali. Padahal bila kita mengambil wudhu dengan sempurna maka akan lepas ikatan tali syatan yang kedua.

3. Shalat

Adapun cara untuk melepaskan tali yang ke tiga adalah dengan melakukan shalat. Setelah wudhu dengan sempurna kita bisa melakukan shalat sunnah dua rakaat atau lebih, maka terlepaslah kita dari tiga tali syaitan yang mengikat pada tengkuk kita.

Hal tersebut perlu diperhatikan oleh kita semua. Dalam hadist diatas diterangkan bila kita tidak melepaskan semua tali syaitan yang terikat maka sepanjang hari tersebut jiwa kita akan kotor dan merasa malas begitu sebaliknya bila kita sukses melepas semua tali syaitan kita akan merasa semangat dan gembira dalam menjalankan berbagai aktifitas.

Kita juga bisa melakukan pencegahan agar syaitan tidak dapat mengikatkan talinya pada tengkuk kita, atau agar ikatan tersebut tidak terikat kencang yaitu dengan berdzikir dan berdo’a sebelum tidur ataupun dengan membaca Al Qur’an dan shalat sunnah.

(red/Aa)

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menyelenggarakan pendidikan Pesantren Modern untuk santri putra dan putri mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, MTs (Tsanawiyah), MA (Aliyah), SMP, SMA, SMK sampai Perguruan Tinggi. Pesantren ini memadukan kurikulum Pondok Modern Gontor, Nasional dan Salaf. Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa untuk santri berprestasi dan santri tahfidz Al-Qur’an.

Kegiatan santri antara lain: Shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur’an, menghafal Al-Qur’an (tahfidz), percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, silat, jurnalistik, drum band, dll.

Kampus Darunnajah Cipining berada di atas lahan seluas 170 hektare, di Cigudeg Bogor Jawa Barat. Dengan pemandangan alamnya yang sangat indah pesantren ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mini market, asrama, koperasi, guest house (penginapan), lapangan olahraga, sekolah, perkantoran, laboratorium, komputer, internet, dll.